Renungan Kitab Kejadian

Perenungan Kejadian 1 – Kondisi Bumi Sebelum Jatuh dalam Dosa

Kejadian pasal 1 adalah kisah yang sering kita dengarkan atau baca, yaitu mengenai Allah menciptakan langit dan bumi.

Ada banyak hal yang bisa kita ambil dari kisah ini, seperti Allah lah yang menciptakan langit, bumi, dan isinya, bukan terjadi secara kebetulan atau karena ledakan. Tetapi hari ini mari kita baca dan lihat kondisi bumi sebelum ada dosa.

“Tatkala bumi ini keluar dari tangan Khalik, keadaannya sangat indah sekali. Permukaannya dihiasi gunung-gunung, bukit-bukit dan padang yang datar, diselingi oleh sungai-sungai serta danau-danau yang indah; tetapi bukit-bukit dan gunung-gunung itu tidaklah curam dan berbatu-batu, atau penuh dengan tebing-tebing yang terjal serta mengerikan seperti halnya sekarang ini; batu-batu bumi yang tajam dan kasar terpendam di bawah tanah yang subur, dan di mana-mana tumbuh pepohonan yang hijau serta segar. Tidak ada rawa-rawa yang menjijikkan atau padang pasir yang tandus. Ke mana saja pandangan diarahkan kelihatan semak belukar dan bunga-bunga yang indah dan menarik. Tempat-tempat yang tinggi dimahkotai oleh pepohonan yang lebih indah daripada yang ada sekarang ini. Udara, bebas dari unsur-unsur yang membahayakan, sangat segar dan menyehatkan. Seluruh permukaan bumi di dalam keindahannya melebihi taman-taman bunga daripada istana yang paling megah. Malaikat-malaikat menikmati pemandangan itu dengan kesukaan dan bergembira melihat pekerjaan Tuhan yang ajaib itu.”

Patriarchs and Prophets 44.2

Dari sini kita bisa menyimpulkan bahwa memang sebelum ada dosa, kondisi bumi sangatlah indah dan baik. Bahkan udara sangat menyehatkan yang artinya tidak ada polusi udara dan juga tidak ada padang pasir yang tandus. Semuanya indah, subur, bahkan tidak bukit, gunung, atau tebing yang curam atau terjal.

Itulah sebabnya pada pasal ini ada beberapa kali Alkitab mencatatkan bahwa “Allah melihat bahwa semuanya itu baik.” (Kejadian 1:10, 12, 18, 21, 25) dan juga di penciptaan hari pertama juga dicatatkan bahwa “Allah melihat bahwa terang itu baik.…” (Kejadian 1:4).

Jadi, semua yang Allah ciptakan adalah baik. Allah tidak pernah menciptakan yang buruk bagi kita. Percayalah bahwa semua yang Allah berikan kepada kita tentunya yang terbaik.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

14 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 6) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah mendengar penjelasan Festus mengenai perkara Paulus, Raja Agripa berkata: “… ‘Aku ingin mendengar orang…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 5) – Yesus yang Hidup

Setelah Paulus naik banding kepada Kaisar, Raja Agripa dan Bernike datang mengunjungi Festus di Kaisarea.…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 4) – Tuhan Sudah Menyiapkan Jalannya

Ketika Paulus naik banding kepada Kaisar, Festus tidak memiliki pilihan selain mengirimnya ke Roma. Keputusan…

6 days ago