Renungan Kitab Yosua

Perenungan Yosua 14 – Delapan Puluh Lima Tahun

Saat membaca ayat ini, kita akan teringat bagaimana Tuhan memelihara kita sampai usia tua. Janji-Nya selalu ditepati. Janji Tuhan kepada kita juga pasti akan ditepati. Mari kita baca ayat di bawah ini:

Selain itu, kita juga bisa melihat iman Kaleb saat membaca pasal ini.

“Iman Kaleb kini persis seperti ketika kesaksiannya bertentangan dengan laporan jahat para mata-mata. Ia telah memercayai janji Allah bahwa Dia akan menempatkan umat-Nya di Kanaan, dan dalam hal ini ia telah mengikuti Tuhan sepenuhnya. Ia telah menanggung pengembaraan panjang di padang gurun bersama umatnya, sehingga turut menanggung kekecewaan dan beban orang-orang yang bersalah; namun ia tidak mengeluh akan hal ini, melainkan meninggikan belas kasihan Allah yang telah memeliharanya di padang gurun ketika saudara-saudaranya disingkirkan. . . . Kaleb memperoleh warisan yang telah ia dambakan selama empat puluh tahun, dan, percaya bahwa Allah akan menyertainya, ia ‘mengusir ketiga anak Enak dari sana.’ . . .”

Conflict and Courage 123.3

Jadi, marilah kita belajar dari Kaleb, yang mana Ia percaya pada janji Tuhan dan mengikuti Tuhan sepenuhnya tanpa mengeluh. Dan ingatlah juga bahwa Tuhan pasti akan selalu menyertai kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan 2 Korintus 7 (Bagian 2) – Dukacita Dunia

Kemarin kita melihat dukacita yang membawa kepada keselamatan. Namun hari ini, kita akan melihat jenis…

5 hours ago

Perenungan 2 Korintus 7 (Bagian 1) – Dukacita menurut Kehendak Allah

Pernahkah kita merasa sedih atau menyesal setelah melakukan kesalahan? Tidak semua kesedihan itu sama. Ada…

1 day ago

Perenungan 2 Korintus 6 – Berani Berbeda

Dunia mengajak kita ikut arusnya, tetapi Tuhan memanggil kita untuk hidup berbeda dari dunia. Mengikut…

2 days ago

Perenungan 2 Korintus 5 – Dicatat di Surga

Banyak orang hidup seolah-olah tidak ada pertanggungjawaban. Namun Alkitab mengingatkan bahwa setiap kita akan berdiri…

3 days ago

Perenungan 2 Korintus 4 (Bagian 2) – Ketika Semua Penderitaan Terlihat Kecil

Melanjutkan perenungan sebelumnya tentang “penderitaan yang ringan”, kita diajak melihatnya dari sudut pandang kekekalan—bukan dari…

6 days ago

Perenungan 2 Korintus 4 (Bagian 1) – Mengapa Penderitaan Disebut Ringan?

Sediakan waktu lebih untuk membaca renungan hari ini karena agak panjang. “Sebab penderitaan ringan yang…

1 week ago