Renungan Kitab Yesaya

Perenungan Yesaya 48 – Dua Kelas

Saat kita membaca Alkitab, sebenarnya kita selalu melihat ada dua kelas, yaitu orang jahat dan orang baik; atau orang fasik dan orang benar; atau orang yang tidak mencintai hukum Tuhan dan yang tidak mencintai hukum Tuhan.

Kepada orang jahat atau fasik, Tuhan berkata “Tidak ada damai sejahtera.” (Yesaya 48:22). Dan kepada kelas lainnya dikatakan, “Damai sejahtera yang besar bagi mereka yang mencintai hukum-Mu, dan tidak ada yang dapat menghalangi mereka.” (Mazmur 119:165 – KJV Terjemahan bebas).

Pertanyaannya bagi kita adalah “Kelas manakah yang akan kita pilih?”

Pada akhirnya semua orang akan memilih dan memasuki salah satu kelas tersebut. Tetapi biarlah kita memilih kelas yang mana damai sejahtera akan menjadi bagian kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 19 (Bagian 2) – Hubungan dengan Kristus

Setelah menceritakan pekerjaan Roh Kudus di Efesus, Alkitab mencatat berbagai mukjizat yang Tuhan lakukan melalui…

15 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 19 (Bagian 1) – Kuasa yang Mengubahkan Hidup

Ketika tiba di Efesus, Paulus bertemu dengan beberapa murid dan mengajukan sebuah pertanyaan yang menarik:…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 4) – Hati yang Mau Diajar

Di bagian akhir Kisah Para Rasul 18, Alkitab memperkenalkan seorang bernama Apolos. Ia adalah orang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

6 days ago