Renungan Kitab Yesaya

Perenungan Yesaya 1 – Bau-bauan yang Harum

Hari ini kita mulai memasuki kitab Yesaya. Jadi, marilah kita baca atau dengarkan Yesaya pasal yang pertama. 

Ketika membaca pasal ini, saya tertegur karena seakan-akan mempersembahkan korban saja tidak cukup jika kita tidak sungguh-sungguh dan juga masih tetap berbuat jahat. Korban persembahan kita tidak akan menjadi bau-bauan yang harum bagi Tuhan seperti yang dicatatkan di ayat 13. 

Lalu apa yang Tuhan inginkan? Mari kita baca ayat 16-17. 

Kiranya kita bisa berhenti berbuat jahat dan belajar berbuat baik sesuai dengan kehendak Tuhan karena itulah bau-bauan yang harum bagi Tuhan. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

18 minutes ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

1 day ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 3) – Janji Diterima melalui Iman

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa Abraham menerima tanda sunat setelah ia dibenarkan melalui iman.…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 2) – Iman Sebelum Tanda

Jika pada bagian sebelumnya kita melihat bahwa Abraham dibenarkan karena iman, sekarang Paulus melanjutkan dengan…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 1) – Abraham Dibenarkan karena Iman

Setelah dalam Roma 3 Paulus menjelaskan bahwa manusia dibenarkan karena iman dan bukan karena melakukan…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

5 days ago