Renungan Kitab Yeremia

Perenungan Yeremia 42 –  Tuhan Menunjuk, Kita Menolak

Dalam pasal ini, bangsa Yehuda datang kepada Yeremia dan memohon agar ia berdoa kepada Tuhan untuk menunjukkan jalan yang harus mereka tempuh (ay. 3). Mereka berkata, “Maupun baik ataupun buruk, kami akan mendengarkan suara TUHAN.” (ay. 6). Namun, ketika Tuhan menjawab bahwa mereka harus tetap tinggal di tanah itu dan tidak pergi ke Mesir, mereka menolak dan justru memilih jalannya sendiri (ay. 9, 10, 21).

Sering kali kita juga seperti bangsa Yehuda. Kita berdoa dan meminta petunjuk jalan yang harus mereka tempuh kepada Tuhan, tetapi ketika jawaban-Nya tidak sesuai dengan keinginan kita, kita menolaknya.

Kadang kita berdoa minta petunjuk, tapi menolak arah yang Tuhan tunjuk.

Ketaatan sejati bukan hanya mendengarkan firman Tuhan, tapi juga melakukan apa yang Ia katakan, meskipun itu tidak nyaman dan tidak sejalan dengan rencana kita.

Ingatlah bahwa Tuhan memang tidak selalu menuntun ke jalan yang kita mau, tetapi Ia akan selalu menuntun kita ke jalan yang terbaik.

Oleh karena itu, taatlah meski jalan Tuhan berbeda dari rencanamu karena di sanalah berkat dan perlindungan sejati menanti.

Apakah kita benar-benar siap untuk taat, bahkan ketika jawaban-Nya bertentangan dengan keinginan dan logika kita? Jawablah dalam hati kita masing-masing.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 3) – Jalan Masuk kepada Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kita memiliki damai dengan Allah melalui Yesus Kristus, Paulus melanjutkan dalam Roma…

18 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

5 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

6 days ago