Renungan Kitab Yeremia

Perenungan Yeremia 34 – Pertobatan yang Dangkal

Ada dua ayat yang bisa menjadi perenungan kita bersama, yaitu ayat 15-16.

Mereka memang sempat bertobat dan melakukan hal benar dengan membebaskan budak, tetapi setelah itu mereka berbalik lagi dari Tuhan. Jadi ini Adalah pertobatan yang dangkal, bukan hasil perubahan hati, melainkan reaksi terhadap tekanan situasi.

Pena inspirasi menjelaskan mengenai pertobatan yang dangkal.

“Banyak orang yang gagal memahami keadaan sesungguhnya dari pertobatan sejati itu. Orang banyak merasa sedih karena mereka telah berbuat dosa dan melakukan pembaharuan secara lahiriah karena takut perbuatan salah mereka akan mendatangkan penderitaan atas diri mereka sendiri. Namun, ini bukanlah pertobatan yang dikatakan di dalam Alkitab. Mereka meratapi penderitaan, alih-alih dosanya. Demikianlah dukacita Esau ketika ia melihat hak kesulungannya hilang selamanya. Bileam, yang ketakutan karena malaikat yang menghalangi jalannya dengan pedang terhunus, mengakui kesalahannya karena takut kehilangan nyawanya; tetapi tidak ada pertobatan sejati atas dosa, tidak ada perubahan tujuan, tidak ada rasa muak terhadap kejahatan.”

Steps to Christ 23.3

Jadi, jika kita hanya “bertobat” karena merasa takut akan akibatnya, bukan karena kita merasa muak dengan kejahatan, mungkin kita juga sama seperti Esau dan Bileam, yang mana itu bukan pertobatan yang sejati.

Mari kita renungkan diri kita sendiri, apakah saya sudah melakukan pertobatan yang sejati? Jawablah dalam hati kita masing-masing.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 5) – Rencana Tuhan Tidak Dapat Digagalkan

Tidak lama setelah Tuhan menguatkan Paulus, ancaman baru muncul. Alkitab mencatat bahwa lebih dari empat…

14 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 4) – Kuatkan Hatimu

Setelah perdebatan yang sengit di Mahkamah Agama, keadaan Paulus masih jauh dari aman. Ia ditolak…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 3) – Pengharapan Kebangkitan

Sebelum melanjutkan pembahasan kisah ini, kita sedikit membahas mengenai kebangkitan. “Sebab orang-orang Saduki mengatakan, bahwa…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 2) – Hikmat di Tengah Tekanan

Setelah dihadapkan kepada Mahkamah Agama, Paulus mendapati dirinya berada di tengah situasi yang sangat sulit.…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 1) – Hati Nurani yang Bersih

Setelah ditangkap di Yerusalem, Paulus akhirnya dihadapkan kepada Mahkamah Agama Yahudi untuk memberikan pembelaan atas…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 6) – Menggunakan Hak dengan Bijaksana

Setelah orang banyak menolak kesaksian Paulus, kepala pasukan Romawi memerintahkan agar Paulus diperiksa dengan cambuk…

6 days ago