Renungan Kitab Mazmur

Perenungan Mazmur 84 – Api Menghanguskan atau Matahari dan Perisai?

Mari kita baca sebuah kutipan dari buku Kemenangan Akhir yang berbunyi demikian, “Sementara bumi dibungkus oleh api kebinasaan, orang-orang benar tinggal di dalam kota suci itu dengan aman. Kematian yang kedua tidak berkuasa ke atas mereka yang bangkit pada kebangkitan yang pertama. Sementara kepada orang fasik Allah itu adalah api yang menghanguskan, kepada umatNya Ia adalah matahari dan perisai. (Wahyu 20:6; Mazmur 84:12).” (Kemenangan Akhir 711.2)

Jadi, bagi orang fasik, Allah adalah api yang menghanguskan, tetapi bagi orang benar, Allah adalah matahari dan perisai. Sangat bertolak belakang bukan?

Itulah sebabnya Alkitab mencatat, “Hati-hatilah, supaya jangan kamu melupakan perjanjian TUHAN, Allahmu, yang telah diikat-Nya dengan kamu dan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang oleh TUHAN, Allahmu, dilarang kauperbuat. Sebab TUHAN, Allahmu, adalah api yang menghanguskan, Allah yang cemburu.” (Ulangan 4:23-24)

Sedangkan bagi orang benar, pemazmur mencatat,  “Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela. Ya TUHAN semesta alam, berbahagialah manusia yang percaya kepada-Mu!” (Mazmur 84:12-13)

Pilihan ada di tangan kita, manakah yang kita pilih? Manakah yang ingin kita rasakan? Apakah api yang menghanguskan ataukah matahari dan perisai?

Jika kita ingin “matahari dan perisai,” maka jadilah orang yang hidup tidak bercela di hadapan TUHAN.

Kiranya renungan kita pada hari ini boleh menjadi berkat bagi kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 6) – Dari Kegelapan kepada Terang

Setelah menjelaskan bahwa Tuhan memanggilnya menjadi pelayan dan saksi, Paulus diutus ke bangsa lain dengan…

8 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 5) – Kesaksian Paling Kuat

Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, "Sukar bagimu menendang ke galah rangsang," Yesus tidak berhenti sampai…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 4) – Sukar Menendang ke Galah Rangsang

Kemarin kita sudah membahas “Mengapa engkau menganiaya Aku?” dan hari ini kita akan membahas ungkapan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

5 days ago