Renungan Kitab Mazmur

Perenungan Mazmur 51 – Jangan Ambil Roh-Mu yang Kudus

Pasal ini diawali dengan tulisan, “Untuk pemimpin biduan. Mazmur dari Daud, ketika nabi Natan datang kepadanya setelah ia menghampiri Batsyeba.” (Mazmur 51:1-2)

Walaupun ada kondisi khusus yang dicatatkan (ketika nabi Natan datang kepada Daud setelah Daud berdosa), pasal ini juga untuk kita semua yang berdosa.

Ini adalah salah satu pasal di Mazmur yang berkaitan dengan pertobatan. Mazmur pasal 51 ini berisi pengakuan dosa dan kerinduan hati dari seorang pendosa yang bertobat. Ini adalah pasal yang baik untuk dibaca atau didengarkan.

Salah satu ayat yang menarik bagi saya adalah perkataan Daud pada ayat 13 (untuk versi TB), yaitu “Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!” (Mazmur 51:13)

Mengapa Daud memohon kepada Allah, “janganlah mengambil roh-Mu yang kudus?”

“Karena pertobatan serta pengampunan adalah karunia Allah melalui Kristus. Melalui pengaruh Roh Kuduslah kita diyakinkan akan dosa, dan merasakan kebutuhan kita akan pengampunan. Tidak ada yang diampuni kecuali orang yang menyesal; tetapi kasih karunia Tuhanlah yang membuat hati bertobat. Dia mengenal semua kelemahan dan kelemahan kita, dan Dia akan membantu kita. Dia akan mendengar doa iman; tetapi ketulusan doa hanya dapat dibuktikan dengan usaha kita untuk menyelaraskan diri kita dengan standar moral agung yang akan menguji karakter setiap manusia.”

Ye Shall Receive Power 56.4

Itulah sebabnya kita harus memohon pengampunan dari Tuhan dan akui dosa kita karena “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” (1 Yohanes 1:9) dan berdoalah agar Roh kudus tidak diambil dari kita karena Roh Kudus “… akan menginsafkan dunia akan dosa …” (Yohanes 16:8)

Jika hari ini kita merasa bahwa dosa kita begitu besar dan tidak mungkin diampuni, ingatlah 1 Yohanes 1:9 bahwa kita harus akui dosa kita. Dan juga di dalamYesaya 1:18 dicatatkan, “… Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.”

Kiranya renungan kita pada hari ini bisa kita lakukan dalam kehidupan kita, yaitu meminta pengampunan dari Tuhan dengan mengakui dosa kita serta meminta agar Roh Kudus tidak diambil dari kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 1 (Bagian 6) – Jangan Keraskan Hati

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran…

13 hours ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

3 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

4 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

5 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 1) – Siapa Kita?

Paulus membuka suratnya kepada jemaat di Roma dengan memperkenalkan dirinya sebagai “… hamba Kristus Yesus,…

6 days ago