Renungan Kitab Mazmur

Perenungan Mazmur 52 – Cintai yang Baik dan Hindari Dusta

Seperti apakah kita? Apakah kita seperti yang dicatatkan oleh pemazmur bahwa “Engkau mencintai yang jahat lebih dari pada yang baik, dan dusta lebih dari pada perkataan yang benar. Engkau mencintai segala perkataan yang mengacaukan, hai lidah penipu!” (Mazmur 52:5-6)

Tentu saja sebagai pengikut Kristus, kita tidak akan menjadi orang seperti yang dikatakan dalam Mazmur 52:5-6 ini. Kita harus lebih mencintai yang baik dan selalu berkata yang benar karena itulah ciri-ciri pengikut Kristus.

Janganlah kita mencintai yang jahat dan juga berkata dusta. Allah sendiri memberikan peraturan pada kita, “Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.” (Keluaran 20:16)

Itulah sebabnya pemazmur pernah mencatat, “Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu; jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik ….” (Mazmur 34:14-15)

Jadi, sebagai orang yang mengaku sebagai pengikut Kristus, biarlah kita mencintai yang baik serta menjaga setiap perkataan yang keluar dari lidah kita agar tidak berkata dusta.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

22 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

6 days ago