Renungan Kitab Mazmur

Perenungan Mazmur 40 – Mungkinkah bagi Kita Menurut Hukum Allah?

Banyak orang berkata bahwa tidak mungkin kita bisa menuruti hukum Allah. Benarkah demikian?

“Kalau kita harus menanggung sesuatu yang tidak ditanggung oleh Yesus, maka dalam hal ini Setan akan mengatakan bahwa kuasa Allah tidak cukup bagi kita … Selaku seorang manusia Ia menghadapi penggodaan, dan mengalahkannya dengan tenaga yang dikaruniakan Allah kepada-Nya. Firman-Nya ‘aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam dadaku.’ (Mazmur 40:9). Sementara Ia berjalan keliling berbuat baik, dan menyembuhkan semua orang yang dianiaya setan, Ia menjelaskan bahwa kepada umat manusia keadaan hukum Allah dan sifat pekerjaan-Nya. Hidup-Nya menyaksikan bahwa adalah mungkin bagi kita juga untuk menuruti hukum Allah.”

Lift Him Up 83.4

Tak heran ada ayat Alkitab berbunyi, “Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,” (1 Yohanes 5:3)

Jika ada orang yang berkata bahwa tidak mungkin manusia untuk menurut hukum-hukum Ilahi, maka kita perlu berhati-hati karena “Setan mengajarkan kepada manusia satu kepercayaan bahwa tidak akan ada pahala bagi orang benar ataupun hukuman bagi orang jahat, dan tidak mungkin bagi manusia untuk menurut hukum-hukum ilahi.” (Patriarchs and Prophets 88.2)

Jadi, saat orang berkata bahwa mustahil menuruti hukum Allah, ajaran itu berasal dari Setan.

Masih mengenai Henokh, lanjutan kutipan di atas dikatakan, “Ia menunjukkan apa yang akan Ia lakukan bagi mereka yang memelihara hukum-hukum-Nya. Kepada manusia diajarkan bahwa tidak mustahil untuk menurut hukum Allah; bahwa sekalipun hidup di tengah-tengah orang-orang berdosa dan jahat, mereka sanggup, oleh anugerah Allah melawan penggodaan dan menjadi suci.” (Patriarchs and Prophets 88.2)

Kembali ke pertanyaan kita pada judul hari ini, mungkinkah bagi kita menurut hukum Allah? Jawabannya adalah mungkin!

Kiranya kita selalu berdoa meminta kekuatan dari Allah untuk bisa menang melawan godaan dan juga bisa menuruti hukum-Nya dengan penuh sukacita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 11) – Dibentuk Menjadi Serupa dengan Kristus

“Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa…

15 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 10) – Allah Turut Bekerja untuk Mendatangkan Kebaikan

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 9) – Roh Kudus Menolong dalam Kelemahan Kita

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 8) – Menantikan Penebusan dengan Tekun

“Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 7) – Dua Pengkhotbah

Renungan hari ini panjang. Pastikan Anda menyediakan waktu khusus untuk membaca sedikit lebih lama dari…

5 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 6) – Penderitaan Sekarang dan Kemuliaan yang Akan Datang

“Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan…

6 days ago