Renungan Kitab Mazmur

Perenungan Mazmur 135 – Melebihi Segala allah

“Mazmur 135 adalah himbauan untuk memuji Tuhan, karena apa yang telah Dia lakukan bagi umat-Nya dan karena siapa Dia bagi umat-Nya. Bagian pertama (ayat 1–14) berisi nasihat untuk memuji Tuhan atas kebaikan-Nya. Hal ini diikuti dengan penolakan terhadap berhala dan nasihat lebih lanjut untuk memuji nama Tuhan (ayat 15–21).”

Nichol, Francis D.: The Seventh-day Adventist Bible Commentary : The Holy Bible With Exegetical and Expository Comment. Washington, D.C. : Review and Herald Publishing Association, 1978 (Commentary Reference Series), S. Ps 135:1

Dari pasal ini kita akan belajar banyak khususnya kehebatan TUHAN dan bagaimana jika kita tidak berada di pihak TUHAN.

Ingatlah renungan kita dari “Perenungan Mazmur 115” mengenai berhala yang tidak bisa mendengar, melihat, dan lainnya. Apakah kita mau mengikuti allah yang demikian? Biarlah kita berada di pihak TUHAN yang adalah Pencipta langit dan bumi. Mengapa?

Karena pasal ini menjelaskan kehebatan TUHAN yang dicatat oleh Pemazmur dalam pasal ini bahwa Ia menaikkan kabut, membuat kilat mengikuti hujan, mengeluarkan angin, memukul mati anak-anak sulung Mesir, mendatangkan tanda dan mukjizat, memukul banyak bangsa, dan lain-lainnya.

Kita memiliki TUHAN yang luar biasa. Bukankah TUHAN seperti itu yang seharusnya kita ikuti? Tak heran pemazmur berkata bahwa TUHAN itu maha besar dan melebihi segala allah.

“Sesungguhnya aku tahu, bahwa TUHAN itu maha besar dan Tuhan kita itu melebihi segala allah.”

Mazmur 135:5

Kiranya kita boleh memilih TUHAN Pencipta langit dan bumi, bukan memilih ciptaan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 8) – Pertobatan Menghasilkan Perubahan

Setelah menceritakan panggilan yang diterimanya dari Tuhan, Paulus menjelaskan isi pemberitaan yang ia sampaikan ke…

6 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 7) – Taat kepada Penglihatan Surgawi

Setelah menceritakan panggilan yang diterimanya dari Yesus, Paulus menjelaskan bagaimana ia merespons panggilan tersebut. “Sebab…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 6) – Dari Kegelapan kepada Terang

Setelah menjelaskan bahwa Tuhan memanggilnya menjadi pelayan dan saksi, Paulus diutus ke bangsa lain dengan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 5) – Kesaksian Paling Kuat

Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, "Sukar bagimu menendang ke galah rangsang," Yesus tidak berhenti sampai…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 4) – Sukar Menendang ke Galah Rangsang

Kemarin kita sudah membahas “Mengapa engkau menganiaya Aku?” dan hari ini kita akan membahas ungkapan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

5 days ago