Renungan Kitab Mazmur

Perenungan Mazmur 116 – Kematian Orang yang dikasihi-Nya

Salah satu ayat yang sering digunakan kita akan mengucapkan turut berdukacita adalah Mazmur 116:15, yaitu “Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya.” (Mazmur 116:15 – TB) 

Sekarang kita lihat versi lainnya, yaitu ILT3, “Berharga di mata YAHWEH, kematian atas orang-orang kudus-Nya.” (Mazmur 116:15 – ILT3) 

Artinya kematian dari orang yang dikasihi Allah atau orang-orang kudus-Nya sangat berharga di mata TUHAN. 

Teringat kisah martir yang pernah kita bahas sebelumnya di seri “Lebih Baik Mati” (Silahkan dengarkan ulang penjelasannya di playlist Youtube kami: https://youtube.com/playlist?list=PLoCQDFwaCjCd0TOIMklYYXWwpF_qN09jH

Banyak dari antara mereka yang mati karena Kristus, karena kebenaran. Dan semua orang yang mati karena Kristus adalah berharga di mata-Nya. 

Itulah sebabnya Yohanes mencatat, “… ‘Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini.’ ‘Sungguh,’ kata Roh, ‘supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka.’” (Wahyu 14:13) 

Matius juga mencatat, “Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.” (Matius 5:10-12) 

Kiranya renungan kita pada hari ini menguatkan kita semua untuk tetap setia kepada TUHAN sampai akhir. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan…

19 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

5 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 3) – Janji Diterima melalui Iman

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa Abraham menerima tanda sunat setelah ia dibenarkan melalui iman.…

6 days ago