Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 8 – Injil Tidak Terhenti oleh Penganiayaan

Pasal ini dimulai dengan penganiayaan besar terhadap jemaat setelah kematian Stefanus. Banyak orang percaya tercerai-berai dan meninggalkan Yerusalem. Secara manusia, ini tampak seperti kemunduran.

Namun justru di sanalah rencana Tuhan dinyatakan.

“Untuk menyebarkan utusan-utusan-Nya ke berbagai penjuru, di mana mereka dapat melayani sesama, Allah mengizinkan penganiayaan menimpa mereka.”

The Acts of the Apostles 105.2

Jadi, penganiayaan ini tidak menghentikan pekerjaan Tuhan, justru menjadi alat untuk menyebarkan Injil lebih luas. Injil tidak terikat pada satu tempat, tetapi ia bergerak melalui kehidupan orang-orang yang setia.

Filipus pergi ke Samaria dan memberitakan Kristus. Banyak orang percaya, mukjizat terjadi, dan sukacita besar memenuhi kota itu. Bahkan di tengah kegelapan, terang Tuhan tetap bersinar.

Filipus juga dipimpin Roh Kudus untuk menjangkau satu orang—seorang sida-sida dari Etiopia. Dari satu pertemuan, Injil dibawa ke bangsa lain.

Penganiayaan tidak menghentikan Injil—justru menyebarkannya.

Pertanyaan untuk kita renungkan adalah “Apakah penganiayaan akan menghentikan kita untuk menyebarkan Injil?” jawablah dalam hati kita masing-masing.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

13 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

6 days ago