Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 7 – Setia Sampai Akhir

Bagaimana jika kesetiaan kepada Tuhan harus dibayar dengan nyawa—apakah kita tetap setia?

Setelah difitnah dan dibawa ke Mahkamah Agama, Stefanus tidak membela diri dengan emosi. Ia justru menyampaikan kebenaran dengan berani, mengingatkan sejarah umat Israel dan bagaimana mereka berulang kali menolak utusan Tuhan.

Namun, kebenaran yang disampaikan tidak selalu diterima. Hati yang keras justru semakin marah ketika ditegur.

Di saat itu, Stefanus tidak mundur. Ia mengarahkan pandangannya kepada Tuhan.

Pandangan kepada Tuhan memberi kekuatan untuk tetap setia, bahkan di saat paling gelap.

Dan akhirnya, Stefanus dirajam. Ia menjadi saksi yang setia—bukan hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui hidup dan kematiannya.

“Mereka yang memiliki hubungan erat dengan Tuhan mungkin tidak makmur dalam hal-hal duniawi; mereka sering kali diuji dan ditimpa penderitaan yang berat.”

Testimonies for the Church Vol. 4, 525.1

Siapa saja contohnya? Di dalam buku Testimonies for the Church Vol. 4 Page 525 Paragraph 1 mencatat:

  • Yusuf – difitnah dan dianiaya karena mempertahankan integritas.
  • Daniel – dilempar ke gua singa karena kesetiaan kepada Tuhan.
  • Ayub – kehilangan segalanya dan menderita, tetapi tetap setia.
  • Yeremia – dipenjarakan karena menyampaikan kebenaran Tuhan.
  • Stefanus – dirajam karena memberitakan Kristus.
  • Paulus – dipenjara dan dianiaya hingga mati demi Injil.
  • Yohanes – diasingkan ke Patmos karena kesaksian tentang Yesus.

Kisah-kisah ini mengingatkan kita bahwa jalan orang benar tidak selalu mudah. Sejak dahulu, kesetiaan kepada Tuhan sering kali diikuti oleh ujian, penolakan, bahkan penderitaan. Namun satu hal yang tetap sama: Tuhan tidak pernah meninggalkan mereka yang setia kepada-Nya.

Tantangan iman pasti datang, tetapi pilihan untuk tetap setia selalu ada di tangan kita. Mari berdiri teguh, sekalipun harus menghadapi harga yang tidak ringan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 16 (Bagian 3) – Tetap Memuji Tuhan di Tengah Penderitaan

Setelah Tuhan membuka hati Lidia dan keluarganya menerima Injil, pelayanan Paulus dan Silas di Filipi…

22 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 16 (Bagian 2) – Hati yang Terbuka bagi Tuhan

Setelah mendapat penglihatan tentang orang Makedonia, Paulus dan rekan-rekannya segera berangkat ke Filipi untuk memberitakan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 16 (Bagian 1) – Percaya pada Pimpinan Tuhan

Dalam perjalanan pelayanannya, Paulus bertemu dengan seorang muda bernama Timotius. Timotius dikenal memiliki kesaksian hidup…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 15 (Bagian 3) – Perbedaan Tidak Menghentikan Pekerjaan Tuhan

Pada bagian akhir pasal ini, kita melihat sesuatu yang cukup mengejutkan. Paulus dan Barnabas —…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 15 (Bagian 2) – Menjaga Kesatuan dalam Kebenaran

Setelah sidang di Yerusalem selesai, para rasul dan penatua mengambil keputusan mengenai persoalan yang sedang…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 15 (Bagian 1) – Bukan Karena Usaha Manusia

Dalam pasal ini, muncul sebuah perdebatan penting di antara orang-orang percaya mula-mula. Beberapa orang mengajarkan…

6 days ago