Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 24 (Bagian 4) – Janganlah Mengeraskan Hati

Setelah beberapa waktu, gubernur Feliks memanggil Paulus untuk mendengarkan lebih lanjut tentang iman kepada Kristus.

Menarik bahwa Paulus tidak menggunakan kesempatan itu untuk mencari kebebasannya. Ia tidak berusaha menyenangkan Feliks dengan kata-kata yang enak didengar. Sebaliknya, Paulus berbicara tentang tiga hal yang sangat penting: kebenaran, penguasaan diri, dan penghakiman yang akan datang.

Mengapa Feliks menjadi takut? Karena kebenaran Tuhan menyentuh kehidupannya secara pribadi.

Feliks dikenal sebagai seorang penguasa yang korup dan tidak bermoral. Ketika Paulus berbicara tentang kebenaran dan penghakiman, Feliks menyadari bahwa ia sendiri tidak hidup sesuai dengan standar Allah.

Firman Tuhan memiliki kuasa untuk menyingkapkan kondisi hati manusia.

Kadang-kadang kita senang membaca janji-janji Tuhan yang menghibur. Namun ada kalanya firman Tuhan juga menegur, mengoreksi, dan menunjukkan area kehidupan yang perlu diubah.

Teguran Tuhan bukanlah tanda bahwa Dia menolak kita. Sebaliknya, itu adalah bukti bahwa Dia masih bekerja dalam hidup kita.

Seperti seorang dokter yang menunjukkan penyakit agar dapat disembuhkan, Tuhan menunjukkan dosa agar kita dapat bertobat dan menerima pemulihan.

Ketika hati kita ditegur oleh Roh Kudus, respons yang terbaik bukanlah menghindar, melainkan datang kepada Tuhan dengan kerendahan hati.

“… dosa terhadap Roh Kudus adalah sikap terus-menerus mengabaikan undangan Surga untuk bertobat.”

The Desire of Ages 324.2

Jika hari ini Tuhan menegur kita, janganlah mengeraskan hati. Sebab kebenaran yang menegur hari ini adalah kebenaran yang ingin menyelamatkan kita untuk selama-lamanya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow With Him

Recent Posts

Perenungan Titus 3 (Bagian 3) – Bukan Karena Perbuatan Baik Kita

“Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, … Dia telah menyelamatkan…

19 hours ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 2) – Jangan Lupa Siapa Kita Dahulu

“Karena dahulu kita juga hidup dalam kejahilan: tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan…

2 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 1) – Teladan di Tengah Masyarakat

Setelah mengajarkan tentang kehidupan yang seharusnya dimiliki oleh orang percaya, Paulus melanjutkan nasihatnya kepada Titus.…

3 days ago

Perenungan Titus 2 (Bagian 5) – Beritakan, Nasihati, dan Tegorlah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kasih karunia Allah bukan hanya menyelamatkan, tetapi juga mendidik…

4 days ago

Perenungan Titus 2 (Bagian 4) – Kasih Karunia

“Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata.” Titus 2:11 Pada bagian sebelumnya,…

5 days ago

Perenungan Titus 2 (Bagian 3) – Teladan

Pada bagian sebelumnya, Paulus mengingatkan bahwa setiap generasi dipanggil untuk menjadi teladan bagi generasi berikutnya.…

6 days ago