Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 6 (Bagian 2) – Stefanus

Kemarin kita telah melihat bagaimana tujuh orang dipilih untuk melayani. Dari antara mereka, Alkitab secara khusus menyoroti satu nama: Stefanus.

“Stefanus, yang terkemuka dari ketujuh diaken, adalah seorang yang sangat saleh dan beriman teguh.”

The Acts of the Apostles 97.1

Ia bukan hanya melayani dalam hal-hal praktis, tetapi juga dipakai Tuhan secara luar biasa.

Hal ini menunjukkan bahwa kesetiaan dalam tugas yang terlihat kecil tidak membatasi pekerjaan Tuhan dalam hidup seseorang. Justru melalui kesetiaan itu, Tuhan mempercayakan perkara yang lebih besar.

Namun, semakin besar pekerjaan Tuhan dinyatakan, semakin besar pula perlawanan yang muncul. Beberapa orang bangkit menentang Stefanus dan berdebat dengannya. Tetapi mereka tidak sanggup melawan hikmat dan Roh yang berbicara melalui dia.

Ketika kebenaran tidak bisa dilawan, sering kali dunia memilih jalan lain—memutarbalikkan fakta. Stefanus difitnah, dituduh, dan dibawa ke hadapan Mahkamah Agama.

Namun di tengah semua itu, respons Stefanus sangat berbeda. Ia tidak dipenuhi kemarahan atau ketakutan.

Di saat tekanan meningkat, justru damai dan kemuliaan Tuhan terpancar dari hidupnya.

Bagaimana dengan kita?

Apakah kita tetap setia dan bersinar ketika menghadapi tekanan?

Ataukah kita mudah goyah saat kebenaran mulai ditentang?

Kesetiaan dalam hal kecil mempersiapkan kita untuk berdiri teguh dalam perkara besar. Dan ketika hidup kita dipenuhi Roh Kudus, tidak hanya perkataan kita yang menjadi kesaksian—tetapi seluruh hidup kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 3) – Jalan Masuk kepada Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kita memiliki damai dengan Allah melalui Yesus Kristus, Paulus melanjutkan dalam Roma…

3 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan…

1 day ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

5 days ago