Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 24 (Bagian 1) – Tetap Benar Meski Dituduh

Setelah dipindahkan ke Kaisarea, Paulus harus menghadapi persidangan di hadapan gubernur Feliks.

Beberapa hari kemudian, Imam Besar Ananias datang bersama para tua-tua dan seorang pengacara bernama Tertulus untuk mengajukan tuduhan terhadap Paulus.

Alkitab mencatat:

Tuduhan itu sangat berat. Paulus dituduh sebagai pengacau dan pembuat kerusuhan. Padahal kenyataannya, ia sedang memberitakan Injil dan melayani Tuhan.

Ini bukan pertama kalinya Paulus disalahpahami. Berulang kali ia mengalami penolakan, fitnah, dan tuduhan yang tidak benar.

Namun yang menarik, Paulus tidak membalas dengan kemarahan atau kepahitan. Ketika tiba gilirannya berbicara, ia menjawab dengan tenang dan jujur.

Kisah ini mengingatkan kita bahwa melakukan yang benar tidak selalu membuat kita dipahami oleh semua orang.

Kadang-kadang kita sudah berusaha hidup dengan benar, tetapi tetap dikritik. Kita berusaha melakukan yang baik, tetapi justru disalahartikan. Bahkan Yesus sendiri pernah dituduh dan difitnah oleh orang-orang yang menolak-Nya.

Sebagai pengikut Kristus, kita tidak dipanggil untuk mengejar persetujuan semua orang. Kita dipanggil untuk tetap setia melakukan yang benar di hadapan Tuhan.

Firman Tuhan berkata:

Ketika tuduhan atau kesalahpahaman datang, godaan terbesar adalah membalas dengan cara yang sama. Namun Tuhan mengundang kita untuk tetap menunjukkan sikap yang mencerminkan karakter Kristus.

Hari ini, mungkin ada di antara kita yang sedang mengalami kesalahpahaman atau penilaian yang tidak adil. Ingatlah bahwa Tuhan mengetahui kebenaran yang sesungguhnya.

Kita tidak dapat mengendalikan apa yang orang lain katakan tentang kita, tetapi kita dapat memilih untuk tetap hidup dalam kebenaran.

Kiranya Tuhan menolong kita untuk tetap setia, tenang, dan berpegang pada kebenaran, apa pun yang orang lain pikirkan atau katakan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

5 days ago