Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 24 (Bagian 2) – Hati Nurani yang Bersih

Setelah mendengar berbagai tuduhan yang dilontarkan terhadap dirinya, Paulus diberi kesempatan untuk berbicara di hadapan gubernur Feliks.

Dengan tenang ia menjelaskan bahwa dirinya tidak melakukan kerusuhan seperti yang dituduhkan. Ia datang ke Yerusalem untuk beribadah dan membawa bantuan bagi bangsanya.

Di tengah pembelaannya, Paulus mengucapkan sebuah pernyataan yang sangat penting:

Perhatikan kata-kata Paulus: “aku senantiasa berusaha.”

Hati nurani yang bersih adalah pilihan yang harus dijaga setiap hari melalui hubungan dengan Tuhan.

Paulus tidak berkata bahwa ia sempurna. Ia tahu betul masa lalunya. Ia pernah menganiaya jemaat dan menentang Kristus. Namun setelah bertobat, Paulus berusaha hidup sesuai dengan terang yang telah Tuhan berikan kepadanya.

Ia ingin memiliki hati nurani yang bersih di hadapan Tuhan dan juga dengan sesama.

Saat ini Tuhan juga sedang mencari orang-orang yang jujur di hadapan-Nya—orang yang mau mengakui kesalahan, bertobat ketika jatuh, dan terus berjalan dalam kebenaran.

“Kebutuhan terbesar dunia ini adalah … manusia yang tidak dapat dibeli atau dijual, manusia yang di lubuk hatinya paling dalam bersikap tulus dan jujur, manusia yang tidak takut menyebut dosa sebagai dosa, manusia yang hati nuraninya setia pada kewajiban bagaikan jarum kompas yang selalu mengarah ke kutub, manusia yang akan membela kebenaran sekalipun langit runtuh.”

Education 57.3

Hari ini, marilah kita memeriksa hati kita sendiri.
Apakah ada dosa yang perlu diakui?
Apakah ada hubungan yang perlu dibereskan?
Apakah ada suara hati yang selama ini kita abaikan?

Kiranya setiap hari kita memiliki kerinduan yang sama seperti Paulus: hidup dengan hati nurani yang bersih di hadapan Allah dan manusia.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 3 (Bagian 6) – Tidak Ada Alasan untuk Bermegah

Setelah menjelaskan bahwa manusia dibenarkan melalui iman dan bukan karena melakukan hukum Taurat, Paulus mengajukan…

8 hours ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 5) – Salib: Keadilan dan Kasih Allah

Setelah menjelaskan bahwa semua orang telah berdosa dan hanya dapat dibenarkan oleh kasih karunia, Paulus…

1 day ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 4) – Semua Membutuhkan Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kebenaran Allah diterima melalui iman kepada Yesus Kristus, Paulus menunjukkan mengapa kasih…

2 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 3) – Bukan karena Kebaikan Kita

Setelah menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang benar dan semua manusia membutuhkan kasih karunia,…

3 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 2) – Tidak Ada Seorang Pun yang Benar

Setelah menjelaskan kesetiaan Allah, Paulus membawa kita melihat keadaan manusia. Ia berkata, “Tidak ada yang…

4 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 1) – Kesetiaan Allah di Tengah Ketidaksetiaan Manusia

Hari ini kita akan mulai dengan sebuah pertanyaan: “Apakah ada keuntungan menjadi umat Allah?”  Paulus…

5 days ago