Renungan Kitab Keluaran

Perenungan Keluaran 5 – Penurutan adalah Syarat Kelepasan Mereka

Baca atau dengar kisah di pasal ini secara keseluruhan.

Ingatlah kisah di pasal 1 di mana bangsa Israel diperbudak atau ditindas bangsa Mesir untuk melakukan kerja rodi.

Lalu pada pasal ini, ketika Musa dan Harun menghadap Firaun dan berkata “…’Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Biarkanlah umat-Ku pergi untuk mengadakan perayaan bagi-Ku di padang gurun.’ ‘…  izinkanlah kiranya kami pergi ke padang gurun tiga hari perjalanan jauhnya, untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allah kami, supaya jangan nanti mendatangkan kepada kami penyakit sampar atau pedang.’” (Keluaran 5:1, 3) maka Firaun tidak mengizinkannya. Firaun malah menambah beban kerja bangsa Israel sehingga bangsa Israel semakin menderita.

Mengapa meminta izin untuk mengadakan perayaan bagi TUHAN dan mempersembahkan korban?

Di dalam masa perbudakan mereka, orang-orang Israel sedikit banyak telah kehilangan pengetahuan akan hukum Allah, dan mereka telah menyimpang dari peraturan-peraturannya. Pada umumnya hari Sabat telah diabaikan, dan kebengisan mandor-mandor mereka itu kelihatannya tidak memungkinkan mereka memelihara hari itu. Tetapi Musa telah menunjukkan kepada bangsanya bahwa penurutan kepada Allah adalah merupakan syarat pertama bagi kelepasan mereka; dan usaha-usaha yang telah diadakan untuk memulihkan kembali pemeliharaan hari Sabat itu telah menarik perhatian orang-orang yang menjajah mereka.”

Patriarchs and Prophets 258.1

Ingatlah bahwa hari Sabat sudah ada sebelum zaman Musa, yaitu pada kisah Penciptaan (baca lagi Kejadian 2:1-3). Dan ketetapan ini berlaku hingga saat ini. Ada satu hari yang dikuduskan oleh TUHAN yang artinya hari itu berbeda dengan hari lainnya.

Dan dari kisah ini, kita diingatkan bahwa penurutan kepada Allah merupakan syarat pertama bagi kelepasan kita.

Pertanyaan bagi kita adalah apakah kita sudah menuruti semua perintah TUHAN? Atau kita menuruti hanya sebagian saja yang kita suka? Ingatlah ayat di bawah ini:

Kiranya renungan hari ini boleh mengingatkan kita semua untuk menurut kepada semua yang Allah perintahkan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 3 (Bagian 2) – Jangan Lupa Siapa Kita Dahulu

“Karena dahulu kita juga hidup dalam kejahilan: tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan…

10 hours ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 1) – Teladan di Tengah Masyarakat

Setelah mengajarkan tentang kehidupan yang seharusnya dimiliki oleh orang percaya, Paulus melanjutkan nasihatnya kepada Titus.…

1 day ago

Perenungan Titus 2 (Bagian 5) – Beritakan, Nasihati, dan Tegorlah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kasih karunia Allah bukan hanya menyelamatkan, tetapi juga mendidik…

2 days ago

Perenungan Titus 2 (Bagian 4) – Kasih Karunia

“Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata.” Titus 2:11 Pada bagian sebelumnya,…

3 days ago

Perenungan Titus 2 (Bagian 3) – Teladan

Pada bagian sebelumnya, Paulus mengingatkan bahwa setiap generasi dipanggil untuk menjadi teladan bagi generasi berikutnya.…

4 days ago

Perenungan Titus 2 (Bagian 2) – Dibaca dan Dilihat Orang

“Demikian juga perempuan-perempuan yang tua, hendaklah mereka hidup sebagai orang-orang yang beribadah ... dengan demikian…

5 days ago