Renungan Kitab Keluaran

Perenungan Keluaran 2 – Peran Seorang Ibu

Baca kisah keseluruhan pada pasal ini.

Jika kita membacanya, maka kita temukan kisah di mana Musa akhirnya diasuh oleh ibunya sendiri hingga ia besar. Sampai usia berapa Musa mendapat didikan dan diasuh ibunya sendiri? Pena inspirasi mencatat sampai 12 tahun. Mari kita baca.

“Ia memeliharakan anak itu selama yang dapat diusahakannya, tetapi harus melepaskannya pada waktu ia sudah mencapai usia dua belas tahun.”

Patriarchs and Prophets 244.1

Apa yang dilakukan ibu Musa sampai usia Musa 12 tahun?

Dengan setia ia gunakan kesempatan itu untuk mendidik anaknya bagi Allah. Ia merasa yakin bahwa anaknya itu telah diselamatkan untuk melaksanakan satu tugas yang besar, dan ia tahu bahwa dengan segera anak itu harus diserahkan kembali kepada ibunya yang ada di istana, untuk kemudian dikelilingi oleh pengaruh-pengaruh yang cenderung akan memalingkannya dari Allah. Pemikiran ini telah membuat dia lebih tekun dan lebih rajin dalam memberi petunjuk-petunjuk kepada anak ini dibandingkan dengan anak-anaknya yang lain. Dia berusaha untuk menanamkan di dalam pikirannya rasa takut akan Allah, dan kasih akan kebenaran serta keadilan, dan dengan sungguh-sungguh berdoa agar ia dipelihara dari segala pengaruh-pengaruh yang jahat. Ia menunjukkan kepadanya kebodohan dan dosa daripada penyembahan berhala itu, dan mengajar dia semasa kecilnya untuk bersujud serta berdoa kepada Allah yang hidup, satu-satunya yang dapat mendengar dia serta menolongnya dalam keadaan darurat.

Patriarchs and Prophets 243.4

“Anak-anak dipercayakan kepada pengawasan kita untuk dididik, bukan sebagai pewaris-pewaris takhta kerajaan duniawi, melainkan sebagai raja-raja bagi Allah, untuk memerintah selama masa kekekalan.”

Patriarchs and Prophets 244.2

Itulah sebabnya peranan seorang ibu dalam mendidik anak sangatlah penting. Bukan hanya ibu, tetapi orang tua yang takut akan TUHAN akan mendidik anaknya dengan baik.

Sebagai orang tua, biarlah kita bisa mendidik anak-anak kita untuk takut akan TUHAN. dan sebagai seorang anak, dengarkan didikan ayah dan ibu kita yang sesuai dengan firman Tuhan.

Kiranya renungan ini boleh memberkati kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 3 (Bagian 4) – Awal dari Kehidupan Kekal

Keselamatan adalah pemberian kasih karunia. Namun, karya Allah tidak berhenti pada pengampunan. Allah juga memperbarui…

18 hours ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 3) – Bukan Karena Perbuatan Baik Kita

“Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, … Dia telah menyelamatkan…

2 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 2) – Jangan Lupa Siapa Kita Dahulu

“Karena dahulu kita juga hidup dalam kejahilan: tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan…

3 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 1) – Teladan di Tengah Masyarakat

Setelah mengajarkan tentang kehidupan yang seharusnya dimiliki oleh orang percaya, Paulus melanjutkan nasihatnya kepada Titus.…

4 days ago

Perenungan Titus 2 (Bagian 5) – Beritakan, Nasihati, dan Tegorlah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kasih karunia Allah bukan hanya menyelamatkan, tetapi juga mendidik…

5 days ago

Perenungan Titus 2 (Bagian 4) – Kasih Karunia

“Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata.” Titus 2:11 Pada bagian sebelumnya,…

6 days ago