Renungan Kitab Kejadian

Perenungan Kejadian 37 – Berani Menegur

Apabila Yusuf menyaksikan tingkah laku yang jahat dari pada saudara-saudaranya itu, ia merasa susah sekali; ia memberanikan diri untuk dengan lemah lembut menegur mereka, tetapi ini hanya membangkitkan kemarahan serta kebencian mereka. Ia tidak tahan melihat mereka berbuat dosa terhadap Allah, dan ia menghadapkan persoalan ini kepada bapanya, dengan pengharapan bahwa wewenangnya akan dapat menuntun mereka kepada satu pembaharuan.”

Patriarchs and Prophets 209.2

Yusuf tidak tahan melihat mereka berbuat dosa dan berlaku jahat sehingga ia menegur mereka dengan lemah lembut, walaupun ia dibenci oleh mereka. 

Pelajaran bagi kita hari ini adalah: 

Pertama, tegurlah saudara kita yang berbuat dosa dengan lemah lembut dan cara yang benar yang diajarkan di Alkitab, walaupun ada risiko dibenci oleh mereka. (Baca Matius 18:15-17; Lukas 17:3; 1 Tesalonika 5:14; 2 Timotius 4:2) 

Kedua, jika kita adalah orang yang mendapat teguran, lapangkan hati dan juga jika teguran itu sesuai dengan firman Tuhan, biarlah dengan segala kerendahan hati kita akui dosa kita kepada Tuhan dan bertobat. 

Kiranya renungan ini boleh mengajarkan kita semua untuk menegur orang yang berdosa dengan cara yang benar dan lemah lembut serta kita pun harus mau ditegur ketika kita berdosa. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

9 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

5 days ago