Renungan Kitab Kejadian

Perenungan Kejadian 36 – Edom

Pasal ini membahas mengenai keturunan-keturunan juga dan biasanya akan sangat membosankan bagi kebanyakan orang. Tetapi ingatlah pasti ada informasi penting yang bisa kita dapatkan. 

Secara pribadi, saya tertarik dengan kata “Edom” di pasal ini. Di pasal ini saja ada 12 kata Edom yang kita bisa temukan. 

Kita mungkin sering mendengar “orang Edom” dan dari sini kita tahu bahwa Edom ini asalnya adalah dari Esau. Mengapa? 

“Ia disebut Edom (ay. 8), nama yang dengannya diabadikanlah ingatan akan tawaran bodoh yang dibuatnya, ketika ia menjual hak kesulungannya untuk yang merah-merah itu.” (Matthew Henry’s Concise Commentary) 

Jadi ini mengingatkan akan kesalahan Esau. Sampai di dalam silsilah juga ditulis beberapa kali yang mengingatkan akan kesalahan tersebut. 

Setiap kesalahan yang diingatkan kepada kita, anggaplah itu sebagai pengingat dan teguran agar kita tidak melakukannya lagi di masa yang mendatang. 

Itulah sebabnya Alkitab juga mengingatkan kita semua, Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan. Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak, sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.” (Ibrani 12:16-17) 

Kiranya renungan hari ini boleh memberkati kita semua. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

9 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

5 days ago