Renungan Kitab Kejadian

Perenungan Kejadian 24 – Karakter Ribka

Baca atau dengarkan kisah lengkapnya di pasal ini agar kita bisa mengerti alur ceritanya.

Hari ini saya ingin bagikan karakter Ribka yang bisa dilihat ketika ia memberi minum orang asing beserta unta-untanya.

“Di antara wanita-wanita yang berkumpul di sumur itu, pembawaan yang sopan dari seseorang telah menarik perhatiannya. Apabila wanita itu kembali dari sumur, orang asing itu pergi menemui dia, sambil meminta air yang di dalam buyung yang ada di atas bahunya. Permintaan itu dijawab dengan ramah sekali, dengan satu tawaran untuk memberi minum unta-untanya pula, satu pelayanan yang sudah menjadi adat bagi anak-anak perempuan raja-raja yang biasa dilakukannya bagi kawanan kambing domba bapanya. Dengan demikian tanda yang dikehendaki itu telah diberikan. Anak perempuan itu “elok parasnya kepada pemandangan mata” dan kesopansantunannya memberikan bukti akan satu hati yang baik, rajin, dan bersemangat.”

Patriarchs and Prophets 172.2

Dari sini kita belajar bahwa Ribka memiliki budi pekerti yang baik. Dia memiliki karakter yang baik, ia sopan, ramah, baik hati, rajin, dan bersemangat.

Marilah kita “… selalu ramah dan bersikap lemah lembut terhadap semua orang.” (Titus 3:2)

Kiranya kita juga bisa mengikuti teladan dari Ribka.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

33 minutes ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago