Seri Ketika Sedang Sakit

Ketika Sedang Sakit (Bagian 1) – Asal Muasal Rasa Sakit

Shalom, selamat hari Sabat.

Ketika sedang sakit, apakah yang anda sering lakukan pertama kali? Apakah langsung pergi ke rumah sakit? Mencari obat herbal? Berdoa dulu baru bertindak? Atau bingung dan tidak tahu harus berbuat apa?

Pada seri renungan “Ketika Sedang Sakit” ini kita akan membahas beberapa hal sederhana yang bisa kita lakukan ketika kita sedang sakit.

Namun sebelumnya mari kita memahami dulu kenapa rasa sakit bisa ada. Apakah Tuhan yang membuat rasa sakit itu?

. . . bukanlah Allah yang menyebabkan rasa sakit dan penderitaan, tetapi manusia melalui ketidakpeduliannya dan dosa telah membawa kondisi ini pada dirinya.”—Testimonies for the Church 6:280 (1900).

Mind, Character, and Personality, Vol. 2, 510.1

Tuhan bukanlah penyebab rasa sakit. Rasa sakit atau penyakit bisa ada karena ketidakpedulian dan dosa manusia. Tak heran Alkitab mencatatkan di dalam Roma 6:23 “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” 

Dan apa itu dosa yang akhirnya menyebabkan rasa sakit? 1 Yohanes 3:4 menjawab “Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah.”

Pelanggaran akan hukum Tuhan baik yang kita sadari maupun tidak, membawa rasa sakit dan penderitaan bagi manusia. 

Pertanyaannya bagi kita. Maukah kita disembuhkan oleh Tuhan? Kalau kita mau, mari kita belajar akan hukum kesehatan yang Tuhan sudah berikan bagi kita. Kita tidak boleh acuh tak acuh dengan kesehatan kita sendiri karena “. . . tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu … Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” (1 Korintus 6:19-20)

Kiranya renungan ini boleh menjadi berkat bagi kita semua dan kita selalu dalam keadaan yang sehat.

Selamat hari Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

24 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

6 days ago