Renungan Kitab Kejadian

Perenungan Kejadian 11 – Awal Perpisahan

Salah satu kisah terkenal adalah Menara Babel. Silakan baca kisah lengkapnya di Kejadian 11:1-9.

Di dalam Alkitab dicatatkan, “Maka berangkatlah mereka ke sebelah timur dan menjumpai tanah datar di tanah Sinear, lalu menetaplah mereka di sana.” (Kejadian 11:2)

Pertanyaannya adalah siapakah mereka yang berangkat ke tanah Sinear? Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita baca kutipan di bawah ini:

“Untuk jangka waktu tertentu keturunan Nuh itu terus bermukim di antara gunung-gunung di mana bahtera itu kandas. Tatkala jumlah mereka semakin banyak, dengan segera kemurtadan menimbulkan perpecahan. Mereka yang mau melupakan Pencipta mereka dan menyisihkan tuntutan hukum-hukum-Nya, merasakan adanya tempelakan yang terus-menerus dari pengajaran serta teladan hidup orang-orang yang takut akan Tuhan, dan tidak lama sesudah itu mereka mengambil keputusan untuk memisahkan diri dari orang-orang yang berbakti kepada Tuhan. Kemudian mereka pun berangkat menuju padang Sinear, di tepi sungai Efrat. Mereka tertarik oleh keindahan alam sekitarnya dan kesuburan tanahnya, dan di atas padang inilah mereka memutuskan untuk membangun rumah kediaman mereka.”

Patriarchs and Prophets 118.4

Jadi, yang berangkat dari tanah Sinear adalah orang-orang yang mau melupakan Pencipta mereka, orang-orang yang memisahkan diri dari orang-orang yang takut akan Tuhan karena mereka merasa tertempelak dengan teladan hidup orang benar.

Inilah awal perpisahan mereka, yaitu ketika mereka sudah merasa tidak sama dalam hal kepercayaan. Teringat kata pemazmur bahwa memang orang berdosa dan orang benar tidak akan tahan untuk berkumpul bersama dan pada akhirnya akan berpisah.

Hari ini kita diingatkan untuk tidak memisahkan diri dari perkumpulan orang benar. Jika kita harus berpisah jarak, biarlah itu disebabkan karena Injil kebenaran harus tersebar ke seluruh dunia.

Kiranya renungan ini boleh menjadi berkat bagi kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

8 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

5 days ago