Renungan Kitab Kejadian

Perenungan Kejadian 10 – Garis Keturunan Penebus

Kembali lagi pasal ini membahas mengenai keturunan-keturunan dan biasanya orang akan malas membaca dan melompati pasal ini. Walau demikian, ingatlah bahwa semua yang dicatat di dalam Alkitab tentulah penting bagi kita dan ada pelajaran yang bisa kita ambil.

Hari ini kita akan sedikit mundur ke pasal 9 yang menceritakan kisah Nuh yang mabuk. Jika kita ingat kisahnya, di akhir kisah setelah Nuh sadar, ia berkata, “Terpujilah TUHAN, Allah Sem” (ay. 26). Apa maksudnya?

“Garis keturunan Sem akan menjadi asal dari umat pilihan, asal umat perjanjian Allah, asal dari Penebus yang dijanjikan.”

Patriarchs and Prophets 117.3

Benarkah dari garis keturunan Sem lahir Penebus yang dijanjikan? Bacalah pasal ini secara keseluruhan, tetapi jika membahas keturunan Sem, kita bisa membacanya pada ayat 22-31 dan bandingkan juga dengan Kejadian 11:10-26.

Dari sini kita bisa menelusuri bahwa Penebus akan lahir dari keturunan Sem karena dari keturunan Sem lah lahir Abram dan dari keturunan Abram lahirlah Penebus yang dijanjikan, yaitu Yesus.

Dari sini kita diingatkan untuk tetap membaca keturunan-keturunan karena “tanpa Kejadian 10, pengetahuan kita tentang asal-usul dan keterkaitan berbagai ras tidak akan lengkap dibandingkan sebelumnya.” (Nichol, Francis D.: SDA BC: Ge 10:1)

Mari baca seluruh tulisan yang diilhamkan Allah tanpa terkecuali karena “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” (2 Timotius 3:16)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

20 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

6 days ago