Renungan Kitab Hosea

Perenungan Hosea 5 – Pendeta Juga Bisa Salah

Pasal ini diawali dengan kalimat, “Dengarlah ini, hai para imam, perhatikanlah, hai kaum Israel, dan pasanglah telinga, hai keluarga raja! Sebab mengenai kamulah penghukuman itu….” (Hosea 5:1)

Artinya ini pekabaran kali ini juga ditujukan kepada para imam dan pembesar.

Mungkin kita berpikir bahwa para petinggi atau pemuka agama seharusnya menjadi contoh dan teladan yang seharusnya tidak menerima teguran atau peringatan serta penghukuman. Tetapi dari sini kita belajar bahwa yang sudah korup dari bangsa Israel bukan hanya para rakyat saja, tetapi juga para imam (pemuka agama) serta pembesar-pembesar.

Tak heran Yeremia juga pernah mencatat, “Sungguh, baik nabi maupun imam berlaku fasik; di rumah-Ku pun juga Aku mendapati kejahatan mereka, demikianlah firman TUHAN.” (Yeremia 23:11)

Para imam atau pendeta dan pemuka agama bisa saja dipakai oleh Setan karena Setan “… akan mempengaruhi pendeta populer untuk mengalihkan perhatian pendengar mereka dari perintah-perintah Allah….” (Maranatha: The Lord is Coming 163.4)

Jadi, mari kita berdoa agar bisa memiliki pengetahuan agar tidak binasa dan tentu saja kita harus mempelajari firman Tuhan itu sendiri. Jangan pernah berpikir bahwa pendeta tidak akan pernah bisa salah. Mengapa? mari kita baca apa yang dicatat oleh pena inspirasi.

“Tetapi apakah para pendeta tidak dapat salah? Bagaimana mungkin kita mempercayakan jiwa kita kepada tuntunan mereka kecuali kita mengetahui dari firman Allah bahwa mereka adalah pembawa terang?”

The Great Controversy 596.4

“Tidak cukup hanya memiliki niat yang baik; tidaklah cukup hanya melakukan apa yang dipikir oleh seseorang adalah benar, atau apa yang pendeta katakan adalah baik. Keselamatan jiwanya dipertaruhkan, dan ia harus menyelidiki Alkitab untuk dirinya sendiri. Bagaimanapun kuatnya keyakinannya, bagaimanapun besarnya rasa percaya dirinya bahwa pendeta mengetahui apa itu kebenaran, ini bukanlah dasar baginya.”

The Great Controversy 598.1

Tapi kita tidak boleh berburuk sangka dengan apa yang pelayan Tuhan sampaikan. Namun tidak ada jaminan bahwa itu adalah kebenaran sampai kita membuktikannya sendiri dengan menyelidiki Firman Tuhan.

Jadi, jika hari ini ada pemuka agama yang tidak sesuai dengan firman Tuhan, tidak melakukan tugasnya sebagai imam dengan benar, maka doakanlah mereka dan jika Tuhan mengizinkan kita bertemu, tegurlah mereka dengan penuh kasih. Jadilah seperti Hosea yang juga berani menegur para pembesar agama maupun dunia jika memang Tuhan menyuruh kita.

Dan janganlah lupa untuk kita mempelajari Alkitab itu sendiri dan mintalah tuntunan dari Roh Kudus.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 6 (Bagian 2) – Stefanus

Kemarin kita telah melihat bagaimana tujuh orang dipilih untuk melayani. Dari antara mereka, Alkitab secara…

8 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 6 (Bagian 1) – Tujuh Orang Dipilih

Pertumbuhan jemaat tidak selalu berjalan mulus—sering kali justru membawa tantangan. Dan sering kali, masalah terbesar…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 5 – Kepura-puraan

Apakah mungkin seseorang terlihat rohani di luar, tetapi sebenarnya tidak jujur di hadapan Tuhan? Pasal…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 4 – Tidak Pernah bisa Dibungkam

“Di segala zaman, saksi-saksi yang ditunjuk Allah telah membiarkan diri mereka dicela dan dianiaya demi…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 3 – Kuasa di Dalam Nama Yesus

“Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat…

6 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 2 – Ketika Roh Allah Menguasai Hati

Pada hari Pentakosta, sesuatu yang luar biasa terjadi. Murid-murid yang sebelumnya takut, ragu, dan bersembunyi—tiba-tiba…

1 week ago