Renungan Kitab Daniel

Perenungan Daniel 4 – Teguran Allah untuk Kebaikan Kita

Baca atau dengarkan kisahnya secara lengkap agar mengerti kisahnya secara keseluruhan.

Saat membaca pasal 4, saya melihat bagaimana raja Nebukadnezar yang memilih memanjakan kesombongannya gantinya bertobat setelah mengetahui arti mimpinya ini, berakhir dengan direndahkan, dan dipulihkan.

Saya tertarik membahas perubahan raja Nebukadnezar. Mari kita bandingkan kedua ayat berikut ini:

“Raja yang sombong tadinya telah menjadi seorang anak Allah yang rendah hati; yang tadinya tangan besi, raja yang sombong, kini menjadi raja yang bijaksana dan sabar. Ia yang pernah menyangkal dan menghina Allah yang di surga, kini mengakui kuasa Yang Mahatinggi dan dengan sungguh-sungguh berusaha meningkatkan rasa takut akan Yehova dan kebahagiaan rakyatnya. Di bawah peringatan keras dari Dia yang adalah Raja atas segala raja dan Tuhan atas segala tuan, pada akhirnya Nebukadnezar telah mempelajari pelajaran yang harus dipelajari oleh semua raja–bahwa kebesaran sejati terdiri atas kebaikan sejati. Ia mengakui Yehova sebagai Allah yang hidup.”

Prophets and Kings 521.2

Oleh karena itu, ingatlah bahwa terkadang peringatan keras yang diberikan Tuhan kepada kita adalah karena Ia ingin kita berubah menjadi lebih baik dan memperoleh keselamatan. Teguran Allah adalah untuk kebaikan kita.

Kiranya renungan hari ini boleh menjadi berkat bagi kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 8) – Menantikan Penebusan dengan Tekun

“Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga…

10 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 7) – Dua Pengkhotbah

Renungan hari ini panjang. Pastikan Anda menyediakan waktu khusus untuk membaca sedikit lebih lama dari…

1 day ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 6) – Penderitaan Sekarang dan Kemuliaan yang Akan Datang

“Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 5) – Anak-Anak Allah

“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 4) – Mematikan Perbuatan Daging

“Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 3) – Kematian untuk Sementara

“Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh…

5 days ago