Renungan Kitab Bilangan

Perenungan Bilangan 15 – Mengumpulkan Kayu Api Berdosa?

Ayat selanjutnya (32-36) menceritakan mengenai orang Israel yang kedapatan sedang mengumpulkan kayu api pada hari Sabat dan dibawa menghadap Musa, Harun, dan segenap umat. Singkatnya orang itu dihukum mati.

Ada penjelasan menarik mengenai hal ini.

“Selama mengembara di padang gurun, menyalakan api pada hari ketujuh dilarang keras. Larangan ini tidak berlaku di tanah Kanaan, di mana iklim yang sangat dingin sering membuat api itu sebagai suatu kebutuhan; tetapi di padang gurun, api tidak dibutuhkan untuk pemanas. Tindakan orang ini merupakan pelanggaran yang disengaja dan sewenang-wenang terhadap hukum keempat—suatu dosa, bukan karena kecerobohan atau ketidaktahuan, tetapi karena tindakan yang disengaja.”

Patriarchs and Prophets 408.4

“Pada zaman kita ini, banyak orang yang menolak Sabat penciptaan dengan menyatakan bahwa itu adalah lembaga bangsa Yahudi, dan mendesak bahwa jika Sabat itu harus ditaati maka hukuman mati harus dijalankan bagi pelanggarannya; tetapi kita melihat bahwa menghujat juga menerima hukuman yang sama seperti pelanggaran terhadap Sabat. Akankah juga kita berkesimpulan bahwa hukum ketiga itu berlaku hanya kepada bangsa Yahudi saja? Tetapi alasan yang diadakan sehubungan dengan hukuman mati itu berlaku kepada hukum ketiga, kelima dan hampir kepada semua dari Sepuluh Hukum itu, sama seperti hukum keempat. Meskipun saat ini Allah tidak menghukum pelanggaran terhadap hukum-Nya dengan hukuman yang sementara, tetapi Ia menyatakan bahwa upah dosa ialah maut; dan di dalam pelaksanaan hukuman yang terakhir akan didapati bahwa kematian adalah bagian dari mereka yang melanggar perintah-perintah-Nya yang suci.”

Patriarchs and Prophets 409.2

“Dosa penghujatan dan pelanggaran Sabat yang disengaja menerima hukuman yang sama, karena keduanya sama-sama merupakan ungkapan penghinaan terhadap otoritas Allah.”

Patriarchs and Prophets 409.1

Oleh karena itu, marilah kita menuruti firman-Nya. Ingat! Janganlah kita memandang hina firman TUHAN dan merombak perintah-Nya serta melanggar perintah-Nya dengan sengaja.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 7) – Pengudusan

“... Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan ...…

3 hours ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 6) – Merdeka untuk Taat

“Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya,…

1 day ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 5) – Jangan Biarkan Dosa Berkuasa

“Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan…

2 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 4) – Hidup bagi Allah dalam Kristus

“Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan…

3 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 3) – Manusia Lama Sudah Disalibkan

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang…

4 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 2) – Dikuburkan dan Dibangkitkan Bersama Kristus

“Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti…

5 days ago