Renungan Kitab Bilangan

Perenungan Bilangan 14 – Tidak Percaya Tuhan

Pasal ini lanjutan kisah dari pasal sebelumnya. Setelah mendengar laporan dari para pengintai, orang Israel mulai bersungut-sungut.

Di pasal ini kita bisa melihat ketidakpercayaan orang Israel. Mereka menangis, bersungut-sungut, bahkan ingin kembali ke Mesir.

Ketakutan membuat mereka melupakan seluruh penyertaan Tuhan: pembebasan dari perbudakan, mujizat di padang gurun, dan janji Tanah Perjanjian.

Penolakan bangsa Israel bukan sekadar rasa takut, tetapi pemberontakan terhadap Allah. Mereka menolak kehendak Tuhan dan memilih jalan yang terasa aman menurut logika manusia. Akibatnya, satu generasi kehilangan kesempatan memasuki Tanah Perjanjian.

Kaleb dan Yosua yang tetap setia dan percaya, menjadi bukti bahwa Tuhan menghargai iman dan ketaatan, meski hanya sedikit yang memilih jalan itu.

Jika kita memiliki sikap tidak percaya kepada Tuhan, berhati-hatilah. Mengapa?

“Jikalau hanya dua orang yang membawa laporan palsu itu, dan yang sepuluh orang lainnya mendorong mereka untuk mempusakai tanah itu di dalam nama Tuhan, mereka tetap akan menerima anjuran dari kedua orang ini gantinya laporan yang sepuluh itu, oleh karena sikap tidak percaya mereka yang jahat itu.

Para Nabi Dan Bapa, Vol. 1, 410.2

Jadi sikap tidak percaya kepada Tuhan ini bukan karena melihat suara mana yang paling banyak. Karena meskipun hanya 2 pengintai yang membawa laporan palsu, mereka akan percaya 2 orang itu.

Artinya kita perlu melihat diri kita, apakah kita percaya sepenuhnya pada Tuhan atau tidak.

Ingatlah bahwa ketidakpercayaan menunda janji Tuhan, tetapi kesetiaan membuka jalan untuk mengalami janji Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

5 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 1) – Belajar Seperti Orang Berea

Dalam perjalanan pelayanannya, Paulus dan Silas tiba di Tesalonika lalu memberitakan Injil di rumah ibadat…

5 days ago