Renungan Kitab Bilangan

Perenungan Bilangan 10 – Teratur dan Sesuai Arahan

Pasal ini membahas beberapa hal, tetapi hari ini kita akan membahas mengenai nafari dan urutan suku-suku saat berangkat.

Dan yang menarik dan akan kita bahas adalah dua nafiri dan urutan suku-suku saat berangkat.

“Para imam ini menerima arahan dari Musa, yang mereka sampaikan kepada umat melalui terompet. Adalah tugas para pemimpin setiap rombongan untuk memberikan arahan yang jelas mengenai semua gerakan yang harus dilakukan, sebagaimana ditunjukkan oleh terompet. Siapa pun yang lalai untuk mematuhi arahan yang diberikan akan dihukum mati.”

Patriarchs and Prophets 375.4

“Allah adalah Allah yang teratur. Segala sesuatu yang berhubungan dengan surga berada dalam keteraturan yang sempurna; ketaatan dan disiplin yang ketat menandai pergerakan para malaikat. Keberhasilan hanya dapat diraih melalui keteraturan dan tindakan yang harmonis. Allah membutuhkan adanya tata tertib dan sistem yang teratur dalam pekerjaan-Nya sekarang, sama seperti pada zaman Israel. Semua yang bekerja untuk-Nya harus bekerja dengan penuh pemikiran, bukan dengan cara yang ceroboh dan sembarangan. Ia ingin pekerjaan-Nya dilakukan dengan iman dan ketelitian, agar Ia dapat membubuhkan meterai persetujuan-Nya di atasnya.”

Patriarchs and Prophets 376.1

Jadi, dari sini kita belajar bahwa Tuhan kita suka dengan keteraturan dan pentingnya berjalan sesuai aturan Tuhan.

Israel tidak berjalan dengan kehendak sendiri, tapi sesuai dengan perintah Tuhan. Ada pola dan ketertiban yang bisa kita lihat dari urutan suku dan juga dari perbedaan bunyi nafiri. Beda bunyi nafiri, menunjukkan tujuan yang berbeda pula (kumpul, berangkat, perang). Allah mengatur kehidupan umat-Nya dengan keteraturan, bukan kekacauan.

Jadi, marilah kita hidup sesuai aturan dan arahan Tuhan serta hidup teratur.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 5) – Kesaksian Paling Kuat

Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, "Sukar bagimu menendang ke galah rangsang," Yesus tidak berhenti sampai…

13 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 4) – Sukar Menendang ke Galah Rangsang

Kemarin kita sudah membahas “Mengapa engkau menganiaya Aku?” dan hari ini kita akan membahas ungkapan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 6) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah mendengar penjelasan Festus mengenai perkara Paulus, Raja Agripa berkata: “… ‘Aku ingin mendengar orang…

6 days ago