Renungan Kitab Bilangan

Perenungan Bilangan 9 – Ketaatan Total

Kitab Bilangan pasal 9 adalah bagian yang sangat penting dalam perjalanan bangsa Israel di padang gurun. Pasal ini mencatat dua peristiwa utama, pertama tentang perayaan Paskah di Sinai setelah keluar dari Mesir dan kedua adalah tiang awan dan tiang api.

Di ayat terakhir dari pasal ini dicatatkan demikian: “Atas titah TUHAN mereka berkemah dan atas titah TUHAN juga mereka berangkat; mereka memelihara kewajibannya kepada TUHAN, menurut titah TUHAN dengan perantaraan Musa.” (Bilangan 9:23)

Frasa “atas titah TUHAN” diulang dua kali dalam satu ayat, artinya ini sangat penting.

Ayat ini menggambarkan ketaatan total bangsa Israel. Mereka tidak menentukan sendiri kapan harus bergerak atau berhenti. Hidup mereka sepenuhnya diselaraskan dengan titah Tuhan, bukan atas pertimbangan sendiri, kebiasaan, atau voting.

Ketaatan ini bukan sesekali, melainkan gaya hidup. Ketika Tuhan berkata berhenti, kita berhenti. Ketika Tuhan berkata bergerak, kita bergerak. Kita taat dalam keadaan apa pun, entah dalam waktu singkat maupun panjang, kita diminta untuk tetap taat dan setia.

Dalam hidup kita, seberapa sering kita membuat keputusan berdasarkan “atas titah kita sendiri,” yaitu keinginan, pertimbangan logis, tekanan sosial daripada sungguh-sungguh mencari dan menanti perintah Tuhan? Jawablah dalam hati kita masing-masing.

Kiranya renungan ini boleh mengingatkan kita semua untuk mengikuti apa yang Tuhan perintahkan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

3 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago