Renungan Kitab Amos

Perenungan Amos 3 – Berjalan Bersama

Bangsa Israel pada zaman Amos mengaku umat Tuhan, tetapi hidup mereka tidak lagi sesuai dengan firman-Nya. Tuhan tidak mungkin menyertai mereka dalam ketidaktaatan. Hubungan dengan Tuhan memerlukan ketaatan, kesetiaan, dan kesepakatan hati.

Ayat ini menggambarkan prinsip kesepakatan dan keselarasan dalam hubungan — baik antara manusia dengan Tuhan maupun sesama manusia. Dua orang tidak mungkin berjalan bersama jika mereka tidak sepakat mengenai arah dan tujuan. Demikian juga, kita tidak dapat berjalan bersama Tuhan jika hidup kita tidak sejalan dengan kehendak-Nya.

Salah satu yang disebutkan di dalam Alkitab sebagai seorang yang bergaul atau berjalan bersama Allah adalah Henokh (Kejadian 5:22-24).

“Henokh berjalan bersama Allah. Ia sehati sepikir dengan Allah. Nabi bertanya, ‘Dapatkah dua orang berjalan bersama-sama, jika mereka belum bersepakat?Jika kita sehati sepikir dengan Allah, kehendak kita akan ditelan oleh kehendak Allah dan kita akan mengikuti ke mana pun Allah memimpin. Seperti seorang anak yang penuh kasih meletakkan tangannya di tangan ayahnya, dan berjalan bersamanya dengan kepercayaan penuh, baik dalam gelap maupun terang, demikian pula putra-putri Allah harus berjalan bersama Yesus, baik dalam suka maupun duka. . . .”

That I May Know Him 250.2

Berjalan bersama Tuhan berarti hidup dalam ketaatan. Kita harus menyelaraskan langkah dengan kehendak-Nya, bukan meminta Tuhan mengikuti keinginan kita.

Pertanyaan untuk kita refleksikan pada diri kita adalah “Dengan siapa saya berjalan? Apakah jalan hidup saya menunjukkan bahwa saya sedang berjalan bersama Allah? Jawablah itu dalam hati kita masing-masing.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 5) – Rencana Tuhan Tidak Dapat Digagalkan

Tidak lama setelah Tuhan menguatkan Paulus, ancaman baru muncul. Alkitab mencatat bahwa lebih dari empat…

12 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 4) – Kuatkan Hatimu

Setelah perdebatan yang sengit di Mahkamah Agama, keadaan Paulus masih jauh dari aman. Ia ditolak…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 3) – Pengharapan Kebangkitan

Sebelum melanjutkan pembahasan kisah ini, kita sedikit membahas mengenai kebangkitan. “Sebab orang-orang Saduki mengatakan, bahwa…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 2) – Hikmat di Tengah Tekanan

Setelah dihadapkan kepada Mahkamah Agama, Paulus mendapati dirinya berada di tengah situasi yang sangat sulit.…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 1) – Hati Nurani yang Bersih

Setelah ditangkap di Yerusalem, Paulus akhirnya dihadapkan kepada Mahkamah Agama Yahudi untuk memberikan pembelaan atas…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 6) – Menggunakan Hak dengan Bijaksana

Setelah orang banyak menolak kesaksian Paulus, kepala pasukan Romawi memerintahkan agar Paulus diperiksa dengan cambuk…

6 days ago