Renungan Kitab 1 Samuel

Perenungan 1 samuel 30 – Waktu Aku Takut

Selama kita masih hidup di dunia yang penuh dosa ini, tentu masalah akan selalu ada. Begitu juga dengan Daud. Baru saja selesai masalah mengenai perang yang kemarin kita sudah bahas, dan begitu ia sampai ke tempatnya di Ziklag, “… tampaklah kota itu terbakar habis, dan isteri mereka serta anak mereka yang laki-laki dan perempuan telah ditawan.” (1 Samuel 30:3)

Kesedihan dan ketakutan tentu dirasakan oleh Daud dan semua orang yang bersama dengan Daud.

“Dalam suasana yang amat sulit ini Daud, gantinya membiarkan pikirannya memikir-mikirkan keadaan sekeliling yang amat menekan itu, telah meminta dengan sungguh-sungguh pertolongan dari Tuhan.”

Patriarchs and Prophets 692.4

Jadi, ketika kita di situasi seperti Daud, ingatlah untuk meminta pertolongan yang sungguh-sungguh kepada Tuhan terlebih dahulu.

Apakah ketika kita menghadapi masalah, kita sering merasa takut dan gelisah? Jika iya, ingatlah untuk berdoa, percaya, dan bergantung kepada Tuhan. Mari kita baca tulisan pena inspirasi ketika Daud menghadapi situasi ini.

“… hamba Allah ini, sekalipun mempunyai alasan yang lebih besar untuk menjadi gusar, telah berusaha menguatkan dirinya. ‘Waktu aku takut, aku ini percaya kepada-Mu’ (Mazmur 56:4), adalah bahasa jiwanya.”

Patriarchs and Prophets 692.4

Kiranya renungan kita hari ini boleh menguatkan kita semua.

Selamat pagi dan tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

13 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 1) – Belajar Seperti Orang Berea

Dalam perjalanan pelayanannya, Paulus dan Silas tiba di Tesalonika lalu memberitakan Injil di rumah ibadat…

6 days ago