Renungan Kitab 1 Raja-Raja

Perenungan 1 Raja-raja 18 – Undang-Undang Hari Minggu

Renungan hari ini akan panjang seperti kemarin. Oleh karena itu, sediakan waktu khusus untuk membacanya.

Kita sudah berada di akhir zaman dan tanda-tandanya menunjukkan bahwa waktunya sudah semakin dekat.

Pembahasan mengenai undang-undang hari Minggu tentu saja panjang dan mungkin ada beberapa orang belum memahaminya. Kami pernah membuat penjelasan undang-undang hari Minggu secara sederhana yang bisa didengarkan di: https://www.youtube.com/watch?v=YWzaFjB2FrE 

Apa hubungannya pasal ini dengan undang-undang hari Minggu? Mari kita baca bersama-sama.

Penipuan mengenai hari Minggu sebagai hari yang harus dikuduskan akan dilakukan dengan mengatakan bahwa “… korup yang cepat meluas sebagian besar disebabkan oleh pencemaran apa yang dinamakan ‘Sabat Kristen,’ dan bahwa pemaksaan pemeliharaan hari Minggu akan sangat memperbaiki moral masyarakat.” (The Great Controversy 587.1)

Jadi, solusi yang ditawarkan agar dunia menjadi lebih baik dan alam menjadi lebih baik adalah dengan memelihara hari Minggu. Tetapi ketika banyak orang di dunia sudah mulai memelihara hari Minggu, tetapi bencana tetap terjadi, maka siapakah yang akan disalahkan?

Orang-orang yang memelihara hari Sabat yang akan disalahkan dan di cap sebagai penyebab dari bencana yang masih tetap terjadi. Ada sekelompok orang yang tidak menaati undang-undang hari Minggu ini.

“Kemudian penipu besar itu akan meyakinkan manusia bahwa mereka yang melayani Allahlah yang menjadi penyebab semua bencana itu. Golongan yang telah membangkitkan murka Surga akan menuduhkan semua kesusahan mereka itu kepada mereka yang penurutannya kepada perintah-perintah Allah merupakan teguran abadi kepada para pelanggar. Akan dinyatakan bahwa manusia sedang menentang Allah oleh pelanggaran sabat hari Minggu, di mana dosa ini telah mendatangkan bencana yang tidak akan berhenti sampai pemeliharaan hari Minggu telah dipaksakan dengan tegas ….”

The Great Controversy 587.1

Apa hubungannya undang-undang hari Minggu dengan pasal ini? Tentu saja ada kesamaan karena kejadian yang ada di pasal ini akan terulang kembali nantinya. Mari kita baca paragraf di bawah ini yang dikutip dari pena inspirasi.

Dengan demikian tuduhan yang dilancarkan dahulu kala kepada umat Allah akan berulang kembali, dan atas dasar yang sama ditetapkan dengan baik: “Segera sesudah Ahab melihat Elia, ia berkata kepadanya, ‘Engkaukah itu yang mencelakakan Israel?’ Jawab Elia kepadanya, ‘Bukan aku yang mencelakakan Israel, melainkan engkau ini dan kaum keluargamu, sebab kamu telah meninggalkan perintah-perintah Tuhan dan engkau ini telah mengikuti para Baal.”‘ (1 Raja 18:17, 18). Sementara kemarahan orang-orang dibangkitkan oleh tuduhan-tuduhan palsu, mereka akan terus memperlakukan duta-duta Allah sangat mirip dengan apa yang dilakukan oleh Israel murtad terhadap Elia.

The Great Controversy 590.1

Jadi, orang-orang akan menuduh orang-orang yang setia mengikuti perintah Tuhan sebagai penyebab terjadinya bencana atau kemalangan saat ini, padahal sebenarnya bencana dan kemalangan terjadi karena mereka menginjak-injak hukum Tuhan. Merekalah yang salah, tetapi menyalahkan umat Tuhan yang setia.

Hukum Tuhan memang akan diinjak-injak. Tak heran Alkitab mencatat, “Hukum telah terdesak ke belakang, dan keadilan berdiri jauh-jauh, sebab kebenaran tersandung di tempat umum dan ketulusan ditolak orang. Dengan demikian kebenaran telah hilang, dan siapa yang menjauhi kejahatan, ia menjadi korban rampasan. Tetapi TUHAN melihatnya, dan adalah jahat di mata-Nya bahwa tidak ada hukum.” (Yesaya 59:14-15)

Apakah itu akan terjadi nanti? Jika saudara-saudara belum bisa percaya, tidak masalah. Tetapi ingatlah bahwa hari ini kami sudah menyampaikan pesan ini.

Oleh karena itu, marilah kita setia berpegang pada perintah Tuhan, termasuk memelihara dan menguduskan hari Sabat, bukan hari lain.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

6 hours ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

1 day ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

3 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 1) – Siapa Kita?

Paulus membuka suratnya kepada jemaat di Roma dengan memperkenalkan dirinya sebagai “… hamba Kristus Yesus,…

4 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 7) – Berbuahlah

Pada bagian sebelumnya, kita diingatkan untuk tidak menghabiskan waktu dalam pertengkaran dan perdebatan yang sia-sia.…

5 days ago