“Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.”
1 Korintus 15:20
Paulus menjelaskan bahwa kebangkitan Kristus adalah dasar iman Kristen. Jika Kristus tidak bangkit, maka pemberitaan Injil sia-sia dan iman kita juga sia-sia. Tetapi Injil yang diberitakan para rasul menyatakan bahwa Yesus Kristus benar-benar mati karena dosa manusia, dikuburkan, dan bangkit pada hari yang ketiga.
Kebangkitan-Nya adalah jaminan bahwa mereka yang percaya kepada-Nya juga akan dibangkitkan. Seperti kematian datang melalui manusia pertama, maka kehidupan kekal juga datang melalui Kristus.
Karena Kristus telah bangkit, kematian bukan akhir perjalanan, tetapi pintu menuju kehidupan kekal bagi mereka yang percaya kepada-Nya.
Paulus kemudian menjelaskan bahwa tubuh kebangkitan akan berbeda dengan tubuh sekarang. Tubuh yang sekarang fana, lemah, dan dapat binasa; tetapi pada waktu kebangkitan akan menjadi tubuh yang mulia, kuat, dan tidak dapat binasa.
“Kebangkitan Yesus adalah contoh dari kebangkitan terakhir semua orang yang tertidur di dalam Dia. Tubuh Juru selamat yang bangkit, tingkah laku-Nya, aksen bicara-Nya, semuanya dikenal oleh para pengikut-Nya. Demikian pula mereka yang tertidur di dalam Yesus akan bangkit kembali. Kita akan mengenal teman-teman kita seperti para murid mengenal Yesus. Meskipun mereka mungkin cacat, sakit, atau rusak dalam kehidupan fana ini, namun dalam tubuh mereka yang telah bangkit dan dimuliakan, identitas individu mereka akan terpelihara dengan sempurna, dan kita akan mengenali, dalam wajah yang bersinar dengan cahaya yang terpancar dari wajah Yesus, garis-garis wajah orang-orang yang kita kasihi.”
The SDA Bible Commentary, Vol. 6, 1092.6
Jadi, pada saat kebangkitan, orang-orang yang mati di dalam Kristus akan bangkit dengan tubuh yang mulia, namun identitas mereka tetap sama sehingga kita dapat saling mengenal kembali.
Karena itu pasal ini ditutup dengan panggilan yang sangat praktis: orang percaya dipanggil untuk tetap teguh dan giat dalam pekerjaan Tuhan, sebab pengharapan kebangkitan memberi arti bagi setiap pengorbanan dan pelayanan.
“Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.”
1 Korintus 15:58
Kiranya renungan ini boleh menguatkan kita semua.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin