Renungan

Perenungan Kejadian 49 – Kehilangan Berkat dan Mendapat Berkat

Renungan hari ini akan sedikit lebih panjang, jadi siapkan waktu untuk membacanya. Pada pasal ini kita akan membaca kisah di mana Yakub memanggil semua anak-anaknya untuk berkumpul.

“… apabila anak-anaknya itu menunggu-nunggu untuk menerima berkatnya yang terakhir maka Roh Ilham itu telah turun ke atasnya dan di hadapannya di dalam khayal nabi, masa depan keturunannya telah dibentangkan. Satu demi satu nama-nama anaknya itu disebutkan, tabiat masing-masing mereka digambarkan, dan sejarah masa depan dari suku-suku bangsa itu secara ringkas telah diramalkan.

Patriarchs and Prophets 235.2

Bacalah perkataan Yakub secara lengkap di pasal ini. Hari ini akan membahas beberapa hal menarik bagi saya. Dari masing-masing suku tentu ada pelajaran yang kita bisa dapat. Tapi saya akan membahas khusus 3 suku. 

Pertama, Ruben dikatakan sebagai yang sulung dan terutama, “tetapi dosanya yang keji di Edar telah menjadikan dia tidak layak untuk menerima berkat hak kesulungan itu.” (Patriarchs and Prophets 235.4). Dosa dari Ruben bisa dibaca di Kejadian 35:22. Itulah sebabnya “Berkat-berkat hak kesulungan yang mulia itu telah dipindahkan kepada Yehuda.” (Patriarchs and Prophets 236.1)

Dari sini kita belajar bahwa dosa itu membuat kita kehilangan berkat yang seharusnya kita terima. Oleh karena itu, janganlah berbuat dosa. 

Kedua dan ketiga, “Simeon dan Lewi sama-sama berbuat dosa juga, yaitu mereka telah bersatu dalam tindakan yang kejam terhadap orang-orang Sikhem [baca Kejadian 34] dan juga merekalah yang paling bersalah dalam peristiwa penjualan Yusuf.” (Patriarchs and Prophets 235.7)

Itulah sebabnya Yakub berkata untuk mereka berdua “… Aku akan membagi-bagikan mereka di antara anak-anak Yakub dan menyerakkan mereka di antara anak-anak Israel.” (Kejadian 49:7) 

“Pada waktu menghitung bangsa Israel, sesaat sebelum mereka memasuki Kanaan, Simeon merupakan suku yang paling sedikit jumlahnya. Musa, di dalam mengucapkan berkatnya yang terakhir tidak menyebutkan tentang Simeon. Di dalam pembagian tanah Kanaan suku ini hanya memperoleh bahagian yang sedikit saja dari tanah Yehuda, dan keluarga-keluarga itu bilamana kemudian telah menjadi kuat telah membentuk kelompok-kelompok yang berbeda-beda dan bermukim di daerah di luar perbatasan Tanah Suci. Lewi juga tidak menerima pusaka kecuali empat puluh delapan kota yang tersebar di bagian yang berbeda-beda di negeri itu. Namun demikian, sehubungan dengan suku bangsa ini, kesetiaan mereka kepada Allah di saat-saat suku-suku yang lainnya telah murtad, telah melayakkan mereka untuk diangkat sebagai pengurus-pengurus daripada upacara-upacara kaabah yang suci itu, dan dengan demikian kutuk itu telah berubah menjadi satu berkat.

Patriarchs and Prophets 235.9

Dari sini kita belajar bahwa berkat itu hilang ketika kita berdosa, tetapi jika kita sungguh-sungguh bertobat dan berbalik untuk setia kepada Tuhan, maka ada berkat yang akan kita terima

Jadi, jika hari ini kita merasa memiliki banyak dosa, segeralah berdoa dan memohon pengampunan dari Tuhan serta bertobat. Pintu kasihan masih terbuka bagi kita semua. Kiranya kita semua boleh bertobat dan mengubah hidup kita semakin serupa dengan Kristus. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

2 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

5 days ago