Renungan

Mulai dari Kesucian Hati

Apakah kesucian hati itu penting?

Ya! Karena Yesus sendiri berkhotbah yang dicatat oleh Matius, “Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.” (Matius 5:5)

Jika kesucian hati itu penting, bagaimana kita bisa mendapatkannya?

“Kristus akan mengangkat dan menyucikan pikiran manusia, memurnikannya dari semua sampah …”

Our Father Cares 13.2

Jadi Kristuslah yang akan menyucikan kita. Itulah sebabnya dikatakan di dalam Alkitab bahwa, “Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.” (1 Yohanes 3:3)

Apa hasil dari kesucian hati?

“Kesucian hati akan menghasilkan perbuatan yang benar.”

Our Father Cares 13.4

“Sebagaimana Allah suci di lingkungan-Nya, maka manusia pun akan menjadi suci di dalam lingkungannya. Dan dia akan menjadi suci bilamana Kristus tinggal di dalam dia … karena dia akan meniru kehidupan Kristus dan memantulkan karakter-Nya.”

Our Father Cares 13.5

Jadi, jika Kristus ada di dalam kita, maka secara otomatis kita akan memantulkan karakter-Nya. Apa saja karakter-Nya? Kristus adalah seorang yang penuh kasih dan kita tahu, “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.” (1 Korintus 13:4-5)

Itulah karakter Kristus dan ingatlah bahwa “Kesucian hati akan menuntun kepada kesucian hidup.” (Our Father Cares 13.7)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 9 (Bagian 6) – Kesabaran dan Kemurahan Allah

“Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda…

7 hours ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 5) – Siapakah Kita untuk Membantah Allah?

“Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya:…

1 day ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 4) – Apakah Allah Tidak Adil?

“Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati…

2 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 3) – Rencana Allah dan Pilihan-Nya

Pada bagian sebelumnya Paulus menjelaskan bahwa keturunan jasmani saja tidak otomatis menjadikan seseorang ahli waris…

3 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 2) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel…

4 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 1) – Hati yang Merindukan Keselamatan Orang Lain

“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas…

5 days ago