Renungan

Kita adalah Surat yang Bisa Dibaca oleh Orang

“Tahun baru telah tiba, namun sebelum kita sambut kedatangannya, ada baiknya kita berhenti sejenak dan bertanya, Sejarah apakah yang dicatat tahun lalu yang dapat lolos ke dalam masa kekekalan?”

Lift Him Up 15.7

Rasul Paulus menasihati masing-masing kita. “Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu!” (2 Korintus 13:5)

“Allah melarang kita mengasyikkan diri dengan perkara-perkara duniawi pada saat penting ini, sehingga tidak ada waktu menyelidiki diri dengan saksama. Biarlah perkara-perkara yang tidak penting kita singkirkan, dan mendahulukan perkara-perkara yang bersangkut-paut dengan hidup kekal yang kita dambakan itu….”

Lift Him Up 15.7

“Buah apakah yang saudara hasilkan selama tahun lalu? Bagaimana pengaruh saudara terhadap orang-orang lain? Siapakah yang kita kumpulkan masuk ke kandang Kristus? Mata dunia sedang tertuju pada saudara. Apakah kita hidup seperti suratan Kristus, dikenal, dan dibaca semua orang? Apakah kita meniru teladan Yesus dalam penyangkalan diri, kelemah-lembutan, kerendahan hati, kesabaran, penderitaan, dan dalam kesetiaan? Apakah dunia terdorong mengakui kita sebagai hamba-hamba Kristus?”

Lift Him Up 15.9

Itulah sebabnya Paulus berkata, “Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang.” (2 Korintus 3:2)

Kita dinasihati, “…Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu. Sementara itu, sampai aku datang bertekunlah dalam membaca Kitab-kitab Suci, dalam membangun dan dalam mengajar.” (1 Timotius 4:12-13)

Biarlah pada tahun ini kita bisa menjadi seorang pribadi yang lebih baik yang memiliki karakter Kristus.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

4 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

5 days ago