Renungan

Keuntungan Mandi – Part 1

Indonesia berada di negara yang beriklim tropis dan memiliki 2 musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Iklim yang berbeda ini dapat mempengaruhi kegiatan kita, termasuk kegiatan mandi dan membersihkan diri lainnya. Mungkin bagi kita yang lebih sering bekerja di lapangan akan lebih sering mandi di saat musim kemarau dibandingkan saat musim hujan, karena udara pada musim kemarau yang lebih panas membuat tubuh kita mengeluarkan lebih banyak keringat.

Satu kebiasaan yang kita lakukan setiap hari sejak kita kecil ini, yaitu mandi ternyata memiliki banyak keuntungan. Salah satu keuntungannya adalah untuk membuat tubuh kita yang tadinya kotor karena keringat, debu, bakteri, dan lain-lain dapat menjadi bersih.

Menjaga kebersihan melalui mandi ini sangatlah penting karena hal itu berhubungan dengan kesehatan kita. “Kebersihan yang seksama diperlukan baik untuk kesehatan fisik maupun mental. Sampah-sampah terus-menerus dibuang dari dalam tubuh melalui kulit.”
(Membina Keluarga Sehat 249.1)

Tetapi terlebih dari kebersihan jasmani, kita harus menjaga kebersihan rohani. Firman Tuhan mencatat, “Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar! Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku! Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.” (Mazmur 51:3-5)

Dan sebagaimana kita membutuhkan air untuk mandi, kita juga membutuhkan air hidup dari Tuhan. Kita memerlukan Dia untuk membersihkan kita dari segala kekotoran atau kejahatan yang dapat membuat kita sakit secara rohani. Hanya Dialah yang sanggup membersihkan kita.

“Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.”

Ibrani 10:22

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 7 (Bagian 8) – Ingin Berbuat Baik, tetapi Tidak Mampu

Paulus mengungkapkan sebuah kenyataan yang tidak mudah diakui: kita bisa memiliki keinginan untuk melakukan yang…

8 hours ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 7) – Pergumulan Melawan Dosa

“Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang…

1 day ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 6) – Betapa Seriusnya Dosa

“Jika demikian, adakah yang baik itu menjadi kematian bagiku? Sekali-kali tidak! Tetapi supaya nyata, bahwa…

2 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 5) – Hukum Taurat Itu Kudus dan Baik

“Jadi hukum Taurat adalah kudus, dan perintah itu juga adalah kudus, benar dan baik.” Roma…

3 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 4) – Dosa Mengambil Kesempatan

“Sebab dalam perintah itu, dosa mendapat kesempatan untuk menipu aku dan oleh perintah itu ia…

4 days ago

Perenungan Roma 7 (Bagian 3) – Hukum Taurat Menyatakan Dosa

Paulus mengajukan sebuah pertanyaan penting: apakah hukum Taurat itu dosa? Jawabannya tegas, “Sekali-kali tidak!”  “Jika…

5 days ago