Renungan

Kecelakaan Pesawat

Pada tanggal 10 Januari 1945, salah satu pesawat komersial pertama yang dibuat di Inggris, de Havilland Comet, terbelah berkeping-keping di udara pada saat sedang terbang dan jatuh ke dalam Laut Mediterania, dan mengakibatkan seluruh 35 penumpang dan kru meninggal dunia. Setelah peristiwa itu, ada dua pesawat Comet yang juga jatuh dengan bencana misterius yang mirip.

Akhirnya para insinyur menemukan bahwa jendela dengan bentuknya yang kotak adalah kesalahan desain yang fatal. Tekanan terkonsentrasi pada ujung-ujung jendela yang tajam. Dari waktu ke waktu hal itu menyebabkan badan pesawat menjadi retak. Inilah mengapa pesawat komersial sekarang menggunakan jendela yang bulat.

Alkitab mengatakan terlalu banyak stres dapat juga mengakibatkan orang-orang “terbelah berkeping-keping” dan runtuh. Penelitian di Amerika menyatakan bahwa stres dapat mengakibatkan 6 penyebab kematian: penyakit jantung, kanker, penyakit pada paru-paru, kecelakaan, sirosis pada liver, dan bunuh diri.

Tuhan tahu bahwa karena akibat dosa, manusia harus menghadapi dan mengalami tekanan-tekanan dalam hidup yang dapat menyebabkan stres. Tetapi Ia tidak tinggal diam. Ia telah memberikan jalan keluar akan bagaimana kita dapat mengatur stres yang datang pada kita.

Matius 11:28 mengatakan, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”

Satu janji yang luar biasa karena Yesus yang memberikan undangan di Matius 11:28 itu adalah Yesus yang juga pernah mengalami stres yang luar biasa, bahkan sampai mengeluarkan keringat darah yaitu saat Ia berdoa karena waktu penyaliban-Nya sudah dekat. Dan Yesus yang sama yang mengundang kita untuk datang. Ia tahu persis bagaimana perasaan manusia, jadi Ia dapat bersimpati dan berempati dengan kita yang juga menghadapi tekanan dan stres dalam hidup ini.

Untuk itu, jika datang masalah dalam hidup kita, carilah Yesus yang pertama.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 6) – Merdeka untuk Taat

“Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya,…

5 hours ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 5) – Jangan Biarkan Dosa Berkuasa

“Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan…

1 day ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 4) – Hidup bagi Allah dalam Kristus

“Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan…

2 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 3) – Manusia Lama Sudah Disalibkan

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang…

3 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 2) – Dikuburkan dan Dibangkitkan Bersama Kristus

“Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti…

4 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 1) – Mati terhadap Dosa

“Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah…

5 days ago