Renungan

Detik-Detik Terakhir Part 1

Untuk beberapa hari ke depan, kita akan membahas dari 1 Petrus 4:2-5. Tetapi hari ini kita hanya membahas kalimat awal dari ayat 2.

Apakah Anda yakin bahwa sekarang kita sudah berada di akhir zaman dan Tuhan akan segera datang? Jika ya, pertanyaan berikutnya adalah: Sudah seberapa dekatkah kita?

Mari kita bahas awal dari kalimat di dalam 1 Petrus 4:2, yaitu “Supaya waktu yang sisa…”

Apa artinya ayat ini? Berarti pentingnya kita memperhatikan waktu yang kita miliki saat ini.

Kalimat “waktu yang sisa” mungkin sering kita dengar dari dokter atau di rumah sakit, bukan? Biasanya kalimat ini diucapkan jika waktu dari seseorang tidak akan lama lagi dan akan segera berakhir.

Jadi, waktu yang sisa ini adalah detik-detik terakhir dari kehidupan kita. Detik-detik terakhir ini tidak hanya berbicara mengenai pintu kasihan tertutup secara global yang dinubuatkan oleh Alkitab, tetapi ini juga berbicara mengenai pintu kasihan yang tertutup secara pribadi, yaitu kematian.

Nubuatan sudah semakin jelas mengatakan bahwa ini sudah akhir zaman dan sudah dekat dengan kedatangan Tuhan. Apakah kita masih menganggap waktu yang kita miliki masih sangat banyak? Berhati-hati!

Rasul Paulus menasihati kita, “Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.” (2 Timotius 4:2)

Pertanyaan bagi kita untuk direnungkan “sudahkah kita memperhatikan detik-detik terakhir kita yang begitu singkat? Ataukah kita masih berpikir bahwa waktu yang kita miliki masih sangat banyak sehingga kita masih asik dengan kehidupan yang fana tanpa memikirkan kekekalan?”

Semoga hari ini kita bisa lebih sadar akan berharganya dan singkatnya waktu yang kita miliki untuk bisa menuju ke kekekalan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 6) – Merdeka untuk Taat

“Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya,…

4 hours ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 5) – Jangan Biarkan Dosa Berkuasa

“Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan…

1 day ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 4) – Hidup bagi Allah dalam Kristus

“Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan…

2 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 3) – Manusia Lama Sudah Disalibkan

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang…

3 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 2) – Dikuburkan dan Dibangkitkan Bersama Kristus

“Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti…

4 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 1) – Mati terhadap Dosa

“Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah…

5 days ago