Renungan

Kebahagiaan Sejati

Kita semua ingin mendapatkan kebahagiaan sejati, bukan? Di mana kita bisa mendapatkan kebahagiaan sejati?

“…kebahagiaan sejati ditemukan, bukan di dalam pemanjaan akan kesombongan dan kemewahan, tetapi di dalam hubungan dengan Tuhan…”

To Be Like Jesus 230.4

Seperti Henokh yang hidup “bergaul dengan Allah” (Kejadian 5:22-24) sehingga ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat ke Surga. (Kejadian 5:24)

Begitu juga dengan Nuh, ia adalah “… seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.” (Kejadian 6:9) sehingga Tuhan berkenan kepadanya sehingga ia dan keluarganya diselamatkan dari air bah.

Orang-orang tersebut adalah orang-orang yang sering berhubungan dengan Tuhan.

Bagaimana dengan kita? Bagaimana kita bisa berhubungan dengan Tuhan? Melalui doa dan membaca firman-Nya.

Itulah sebabnya Alkitab selalu ingin agar kita selalu “… berdoa dengan tidak jemu-jemu.” (Lukas 18:1) dan “Tetaplah berdoa.” (1 Tesalonika 5:17)

Dan “… merenungkan Taurat itu siang dan malam.” (Mazmur 1:2)

Oleh karena itu, milikilah hubungan yang erat dengan Tuhan melalui doa dan membaca firman-Nya. Karena dengan bergaul dengan Tuhan maka kita akan menemukan kebahagiaan sejati yang tidak bisa ditemukan pada tawaran-tawaran yang dunia berikan kepada kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

15 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 6) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah mendengar penjelasan Festus mengenai perkara Paulus, Raja Agripa berkata: “… ‘Aku ingin mendengar orang…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 5) – Yesus yang Hidup

Setelah Paulus naik banding kepada Kaisar, Raja Agripa dan Bernike datang mengunjungi Festus di Kaisarea.…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 4) – Tuhan Sudah Menyiapkan Jalannya

Ketika Paulus naik banding kepada Kaisar, Festus tidak memiliki pilihan selain mengirimnya ke Roma. Keputusan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 3) – Memimpin Langkah Kita

Setelah mendengar tuduhan terhadap Paulus, Festus menghadapi sebuah dilema. Ia ingin menyenangkan orang-orang Yahudi, tetapi…

6 days ago