Renungan

Fakta Menarik dari Hidung

Shalom, selamat Sabat.

Siapa yang tidak kenal dengan organ yang satu ini, yaitu hidung. Hampir dalam setiap aktivitas kita selalu mempergunakan hidung agar kita dapat melangsungkan hidup yaitu dengan cara bernafas.

Faktanya hidung bukan saja digunakan untuk bernafas namun untuk menghasilkan suara kita juga memerlukan hidung, karena hidung turut bergetar dan mengeluarkan udara saat kita berbicara atau bernyanyi sehingga terdengar suara atau juga nada.

Hidung dapat mencium miliar bahkan triliun macam aroma. Sehingga tidak heran walau sama-sama buah jeruk kita bisa saja mencium aroma jeruk yang berbeda entah itu jeruk yang lebih menyengat baunya atau tidak memiliki aroma jeruk. 

Dengan aroma kita dapat membedakan bermacam buah satu dengan yang lainnya, karena memang masing-masing buah memiliki aroma yang khas.

Hidung juga adalah organ yang sangat penting dalam pernafasan karena hidung juga berfungsi sebagai penyaring udara yang masuk kedalam tubuh.

Sangat menarik fakta dari hidung manusia, begitu kompleks dan ajaib. Tuhan sebagai pencipta manusia sudah memperlengkapi kita dengan organ tubuh yang indah dan memiliki banyak fungsi.

Hari ini kita dapat belajar bahwa sama seperti salah satu fungsi hidung untuk menyaring udara, maka di dalam kehidupan kerohanian kita juga harus menyaring sesuatu yang baik. Alkitab mencatat di dalam Filipi 4:8 “Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.”

Jadi kita harus memasukkan sesuatu yang baik dalam pikiran kita. Lalu bagaimana kita dapat memasukkan sesuatu yang baik dalam pikiran?

Caranya adalah dengan mempelajari Alkitab. 2 Timotius 3:16-17 mencatatkan “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.”

Jadi mari kita menyaring segala sesuatu dan hanya memasukkan Firman Tuhan dalam pikiran kita serta melakukannya.

Selamat Hari Sabat dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 3) – Waspada terhadap Ajaran yang Menyesatkan

Setelah menjelaskan karakter yang harus dimiliki oleh seorang penatua, Paulus segera mengungkapkan alasannya. Jemaat di…

10 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

1 day ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

5 days ago