Renungan

Fakta Menarik dari Fungsi Ginjal (Hormon EPO)

Shalom, selamat hari Sabat.

Tentu kita sudah mengerti bahwa ginjal adalah organ penyaring tubuh yang luar biasa. Nah, mari kita lihat fungsi ginjal lainnya yang jarang didiskusikan. Tahukah anda bahwa ginjal juga berfungsi sebagai salah satu organ pembentuk sel darah. 

Pada keadaan normal ginjal akan memperhatikan jumlah darah dalam tubuh kita. Ajaibnya ketika ginjal merasa sel darah merah kita berkurang maka ia akan mengeluarkan hormon yang dinamakan Eritropoietin (EPO). 

Hormon EPO yang dihasilkan oleh ginjal ini akan menstimulasi atau memberi sinyal pada sumsum tulang belakang agar segera memproduksi sel darah merah. Jika ginjal merasa jumlah sel darah merah telah terpenuhi untuk tubuh kita maka ia tidak akan memproduksi hormon EPO lagi, kemudian berhentilah proses pembentukan sel darah merah dalam sumsum tulang belakang. 

Bisa kita bayangkan jika ginjal mengalami kerusakan, maka bukan saja air seni yang bercampur dalam darah, namun tubuh akan mengalami masalah selanjutnya yaitu kekurangan sel darah merah. Sungguh ini adalah masalah yang serius. 

Tentu saja kita harus menjaga ginjal karena fungsinya bagi tubuh kita yang sangat luar biasa. Kita harus berhati-hati dengan segala yang masuk ke dalam tubuh, fungsi ginjal bisa saja akan rusak jika makanan yang kita konsumsi menjadi tidak seimbang atau berlebihan, dan juga melalui minuman yang berkafein seperti kopi dan teh, atau minuman dengan pewarna buatan. Jadi marilah kita terus berhati-hati untuk hal ini. Kita harus mengendalikan selera makan dan minum kita, untuk kebaikan ginjal.

“Selera Bukanlah Satu Penuntun yang Aman. Makanan-makanan harus dipilih yang akan menyediakan dengan cara yang terbaik unsur-unsur yang dibutuhkan untuk membangun tubuh…. Penyakit dan penderitaan yang merajalela di mana-mana sebagian besar disebabkan oleh karena kesalahan-kesalahan yang umum yang berkaitan dengan makanan.”

Membina Anak yang Bertanggung Jawab 406.1

Firman Tuhan juga mengatakan bahwa kita harus menahan selera kita, Alkitab mengatakan “Taruhlah sebuah pisau pada lehermu, bila besar nafsumu!” (Amsal 23:2). Artinya kita harus sangat berhati-hati tentang selera makan atau minum kita. Mari kita memohon kekuatan pada Tuhan agar kita disanggupkan untuk mengendalikan selera kita.

Inilah renungan pada hari Sabat ini, Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

13 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

6 days ago