Renungan

Dihajar tapi Bahagia? Bagian 2

Kemarin kita sudah belajar bahwa kita akan berbahagia jika kita ditegur oleh Tuhan dan diajari segala hukum-hukum-Nya.

Lalu untuk apa kita ditegur dan diajari hukum Tuhan? Mari kita baca ayat ini sekali lagi pada ayat yang ke-13.

“Berbahagialah orang yang Kauhajar, ya TUHAN, dan yang Kauajari dari Taurat-Mu,” untuk menenangkan dia terhadap hari-hari malapetaka, sampai digali lobang untuk orang fasik.”

Mazmur 94:12-13

Jadi apa manfaatnya?

Kita ditegur dan diajari hukum Tuhan agar kita bisa tenang pada masa kesukaran. Ini adalah janji yang luar biasa bagi kita sehingga kita bisa berbahagia.

Bagaimana dengan orang fasik?

Kita akan membahasnya besok.

Hari ini kita telah belajar bahwa saat kita ditegur Tuhan dan diajari hukum-hukum-Nya maka kita akan bisa tenang pada masa kesukaran.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 6 (Bagian 2) – Stefanus

Kemarin kita telah melihat bagaimana tujuh orang dipilih untuk melayani. Dari antara mereka, Alkitab secara…

8 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 6 (Bagian 1) – Tujuh Orang Dipilih

Pertumbuhan jemaat tidak selalu berjalan mulus—sering kali justru membawa tantangan. Dan sering kali, masalah terbesar…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 5 – Kepura-puraan

Apakah mungkin seseorang terlihat rohani di luar, tetapi sebenarnya tidak jujur di hadapan Tuhan? Pasal…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 4 – Tidak Pernah bisa Dibungkam

“Di segala zaman, saksi-saksi yang ditunjuk Allah telah membiarkan diri mereka dicela dan dianiaya demi…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 3 – Kuasa di Dalam Nama Yesus

“Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat…

6 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 2 – Ketika Roh Allah Menguasai Hati

Pada hari Pentakosta, sesuatu yang luar biasa terjadi. Murid-murid yang sebelumnya takut, ragu, dan bersembunyi—tiba-tiba…

1 week ago