Renungan

Dihajar tapi Bahagia? Bagian 3

Kemarin kita telah belajar bahwa saat kita ditegur Tuhan dan diajari hukum-hukum-Nya maka kita akan bisa tenang pada masa kesukaran.

Lalu bagaimana dengan orang fasik?

“Berbahagialah orang yang Kauhajar, ya TUHAN, dan yang Kauajari dari Taurat-Mu, untuk menenangkan dia terhadap hari-hari malapetaka, sampai digali lobang untuk orang fasik.”

Mazmur 94:12-13

Mari kita baca terjemahan lain.

“Berbahagialah orang yang Engkau hendak mendidiknya, ya YAH, dan Engkau hendak mengajarinya dengan torah-Mu. Untuk memberikan perhentian baginya pada masa kesukaran; sementara bagi orang fasik, sebuah lubang sedang digali.”

Mazmur 94:12-13 – ILT3

Ayat 13 menjelaskan bahwa orang fasik diumpamakan seperti sedang menggali lubang.

Apa artinya?

Mari kita baca Amsal 26:27, “Siapa menggali lobang akan jatuh ke dalamnya, dan siapa menggelindingkan batu, batu itu akan kembali menimpa dia.”

“Ia membuat lobang dan menggalinya, tetapi ia sendiri jatuh ke dalam pelubang yang dibuatnya.”

Mazmur 7:16

Jadi, orang fasik (fasik menurut KBBI: tidak peduli terhadap perintah Tuhan) akan jatuh dan tidak akan bertahan pada masa kesukaran.

Sama seperti Yosua yang berkata, “Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!” (Yosua 24:15) biarlah kita juga pada hari ini memutuskan akan mengikut siapa.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

3 hours ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

1 day ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 3) – Janji Diterima melalui Iman

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa Abraham menerima tanda sunat setelah ia dibenarkan melalui iman.…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 2) – Iman Sebelum Tanda

Jika pada bagian sebelumnya kita melihat bahwa Abraham dibenarkan karena iman, sekarang Paulus melanjutkan dengan…

5 days ago