Renungan

Bangunan yang Sedang Dibangun

Di zaman yang modern ini, banyak pembangunan yang dilakukan. Mulai dari pembangunan jalan tol hingga gedung-gedung pencakar langit. Dan ada banyak juga pembangunan yang dilakukan bukan hanya pada siang, tetapi malam pada saat hari sudah gelap.

Pernahkah Anda memperhatikan pembangunan yang dilakukan pada malam hari? Seperti melakukan hal lainnya, perlu penerangan yang sangat terang pada bagian-bagian yang sedang dikerjakan, sehingga para pekerja dapat mengetahui apa yang harus dibangun dan mungkin diperbaiki jika ada kesalahan.

Hal inilah yang juga dilakukan di dalam kehidupan rohani kita. Hidup kita adalah seperti bangunan yang sedang dibangun menuju kepada kesempurnaan.

Namun dalam proses itu, hari sedang gelap karena dunia penuh dengan dosa. Karena itulah dibutuhkan terang yang adalah Tuhan sendiri, melalui Firman-Nya. Pemazmur berkata, “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” (Mazmur 119:105)

Tuhan sendiri yang akan membentuk karakter kita sampai kepada kesempurnaan. Karena itu dikatakan, “Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa…” (Mazmur 19:8).

Semua ini Tuhan lakukan karena kasih-Nya, sehingga ada ayat yang berbunyi demikian, “Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!” (Wahyu 3:19).

Kiranya hari ini kita boleh selalu ingat bahwa kita membutuhkan terang Kristus agar kita dapat dibangun menjadi sempurna sebagaimana Bapamu yang di Surga adalah sempurna.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

7 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 1) – Belajar Seperti Orang Berea

Dalam perjalanan pelayanannya, Paulus dan Silas tiba di Tesalonika lalu memberitakan Injil di rumah ibadat…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 16 (Bagian 4) – Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat

Setelah gempa bumi terjadi dan kepala penjara bertobat, keadaan mulai berubah bagi Paulus dan Silas.…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 16 (Bagian 3) – Tetap Memuji Tuhan di Tengah Penderitaan

Setelah Tuhan membuka hati Lidia dan keluarganya menerima Injil, pelayanan Paulus dan Silas di Filipi…

5 days ago