Renungan

Bagaimana Cara Mempelajari Alkitab?

Melanjutkan pembahasan kemarin mengenai bagaimana cara mempelajari Alkitab yang benar adalah dengan membacanya setiap hari.

Apakah hanya dengan membaca Alkitab setiap hari saja itu sudah dikatakan mempelajari dengan benar?

“Membaca setiap hari sejumlah tertentu pasalnya, atau menghafalkan sejumlah tertentu dari Kitab Suci, tanpa merenungkan makna dari ayat itu, akan sedikit saja manfaatnya.”

From the Heart 30.2

Jadi, walaupun kita membaca atau menghafal saja tanpa MERENUNGKAN makna dari ayat tersebut, maka manfaat yang diperoleh hanya sedikit.

Tak heran pemazmur katakan, “Aku lebih berakal budi dari pada semua pengajarku, sebab peringatan-peringatan-Mu kurenungkan.” (Mazmur  119:99) dan Tuhan memang ingin kita “…merenungkan Taurat itu siang dan malam.” (Mazmur 1:2)

“Mempelajari satu bagian sampai maknanya jelas terlihat pada pikiran dan hubungannya dengan rencana keselamatan, lebih bernilai daripada membaca banyak pasal tanpa maksud jelas dan tidak ada ajaran positif yang didapatkan. Kita tidak bisa memperoleh hikmat dari firman Tuhan tanpa memberikan perhatian yang sungguh-sungguh dan penuh doa dalam mempelajarinya. Memang benar bahwa beberapa bagian Kitab Suci sungguh terlalu sederhana untuk disalah mengerti, tetapi ada banyak bagian maknanya tidak bisa dipahami sepintas lalu, karena kebenaran tidak terletak pada permukaannya.”

From the Heart 30.3

Jadi jangan hanya dibaca cepat-cepat, tetapi baca serta renungan secara perlahan. Jangan mau hanya mengetahui PERMUKAAN saja, karena “jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam, maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah.” (Amsal 2:4-5)

Galilah Alkitab sampai kita menemukan HARTA TERPENDAM itu. Renungkanlah itu dan aplikasikan dalam kehidupan kita.

Selamat siang dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 1) – Mati terhadap Dosa

“Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah…

20 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 16) – Kasih Karunia Membawa kepada Hidup

“Supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 15) – Hukum Taurat dan Kasih Karunia

“Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak,…

3 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 14) – Ketaatan Membawa Kehidupan

“Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula…

4 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 13) – Siapa yang Menguasai Hidup Kita?

“... maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran,…

5 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 12) – Karunia yang Jauh Lebih Besar

Kemarin kita sudah membahas Paulus membandingkan Adam dan Kristus. Melalui Adam, dosa masuk dan membawa…

6 days ago