Renungan

Apakah Kita Mengasihi Tuhan?

Jika Ya, maka renungkan waktu-waktu yang kita habiskan “supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah.” (1 Petrus 4:2)

Sumber: Amanat Kepada Orang Muda hlm. 487-488

Di antara perkumpulan-perkumpulan para pengikut Kristus untuk rekreasi Kristiani dan pertemuan hiburan dan kepelesiran duniawi akan ada suatu perbedaan mencolok.

Gantinya doa dan menyebutkan Kristus dan hal-hal suci, akan terdengar dari bibir orang-orang duniawi tawa bodoh dan percakapan yang sepele.

Tujuan mereka ialah punya waktu bersenang-senang saja. Hiburan mereka dimulai dengan dan berakhir dengan kesia-siaan.

Secara alami memang pikiran condong pada hiburan dan pemuasan diri. Adalah politik Setan untuk membuat ini sebanyak-banyaknya.

Ia [Setan] berupaya memenuhi pikiran manusia dengan keinginan hiburan dunia, supaya mereka tidak punya waktu bertanya, “Bagaimana dengan jiwa saya?”

Cinta hiburan adalah menular. Tunduk pada hiburan, pikiran akan cepat mencari dari satu tempat ke tempat lain, selalu mengejar beberapa hiburan.

Mari kita gunakan waktu kita sebaik-baiknya karena saat ini kita berada di hari raya grafirat.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

6 days ago